Membongkar Tingginya Kekerasan Seksual di Bengkulu

Kompas.com - 23/08/2017, 16:41 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
EditorErlangga Djumena

BENGKULU, KOMPAS.com - Kasus kekerasan seksual di Bengkulu terus meninggi dalam beberapa tahun terakhir. Meninggalnya Yn seorang siswi di Bengkulu yang diperkosa 14 remaja beberapa waktu lalu ternyata bukan kasus terakhir, masih ada kasus lain bermunculan yang menyayat rasa kemanusiaan.

Kasus kekerasan seksual terbaru di Bengkulu pada bulan Agustus 2017, seorang remaja putri diperkosa rekannya, depresi karena anak diperkosa, ibu korban hidup dengan jalan gantung diri.

Direktur yayasan Pusat Pendidikan dan Pemberdayaan untuk Perempuan dan Anak (PUPA) Susi Handayani menyatakan, pada tempo enam bulan atau semester pertama 2017 telah terjadi 121 Kasus pemerkosaan terhadap perempuan dan anak di Provinsi Bengkulu. Kasus pemerkosaan terhadap anak mencapai 46 kasus dan dewasa 75 kasus.

"Ini angka yang cukup tinggi, sebelumnya sepanjang 2016 ada 176 kasus kekerasan terhadap perempuan 115 pemerintah pemerkosaan," kata Susi, Selasa (22/9/2017).

Pelaku pemerkosaan melibatkan laki-laki dewasa, remaja bahkan anak-anak. Dia menyebutkan, dalam catatan advokasi PUPA ada beberapa faktor penyebab kekerasan seksual terhadap perempuan pelaku kasus pemerkosaan. Pertama, pergaulan, tontonan pornografi ini sering terjadi pada remaja pria.

"Mereka tak sadar, tindakannya itu juga menjadikannya sebagai korban sekaligus," ujarnya.

Baca juga: Siul-siul Goda Perempuan Bisa Dilaporkan ke Polisi...

Kedua, eksistensi, teori maskulinitas yang menyatakan pria dapat menguasai tubuh perempuan. Tindakan ini dilakukan oleh laki-laki yang intovert (tertutup), penyendiri, merasa direndahkan oleh teman sepermainan, pemarah dan sering dilecehkan.

"Akhirnya ia berusaha menunjukkan eksistensinya, faktor ini internal," ujarnya.

Ketiga, faktor keluarga, pelaku juga bisa melakukan karena di dalam keluarga sering melihat orang tua yang kerap dilihat anak perempuan, tidak menghargai anak, sering Melakukan kekerasan terhadap istri dan anak-anak.

"Bila dalam keluarga sering mengalami kekerasan, maka ini bisa saling," sebutnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Level Kewaspadaan, 5 Daerah di Jabar Masuk Zona Merah

Update Level Kewaspadaan, 5 Daerah di Jabar Masuk Zona Merah

Regional
Pupuk Organik, Solusi Petani Hemat Biaya Produksi di Masa Pandemi

Pupuk Organik, Solusi Petani Hemat Biaya Produksi di Masa Pandemi

Regional
Seorang Pemilik Hotel di Tasikmalaya Ditemukan Tewas di Toilet

Seorang Pemilik Hotel di Tasikmalaya Ditemukan Tewas di Toilet

Regional
Sopir Ekspedisi Bawa Kabur 1 Kontainer Sepatu Siap Ekspor, Dijual Sendiri Seharga Rp 150 Juta

Sopir Ekspedisi Bawa Kabur 1 Kontainer Sepatu Siap Ekspor, Dijual Sendiri Seharga Rp 150 Juta

Regional
Pilkada Manggarai Barat, Pasangan Maria-Silvester Gunakan Media Sosial untuk Kampanye

Pilkada Manggarai Barat, Pasangan Maria-Silvester Gunakan Media Sosial untuk Kampanye

Regional
Melanggar Protokol Kesehatan, Kampanye Calon Gubernur Jambi Dibubarkan

Melanggar Protokol Kesehatan, Kampanye Calon Gubernur Jambi Dibubarkan

Regional
McDonald's Kuta Beach Tutup Setelah 20 Tahun Beroperasi, Bagaimana Nasib Karyawan?

McDonald's Kuta Beach Tutup Setelah 20 Tahun Beroperasi, Bagaimana Nasib Karyawan?

Regional
Dua Buruh Bangunan Diduga Dianiaya Polisi Saat Pembubaran Aksi Mahasiswa di Kendari

Dua Buruh Bangunan Diduga Dianiaya Polisi Saat Pembubaran Aksi Mahasiswa di Kendari

Regional
McDonald's Kuta Beach Tutup, Pengelola: Terima Kasih 20 Tahun Mengukir Cerita bersama Kami

McDonald's Kuta Beach Tutup, Pengelola: Terima Kasih 20 Tahun Mengukir Cerita bersama Kami

Regional
Hasil Bumi Melimpah di Tengah Pandemi, Warga Bukit Menoreh Gelar Syukuran

Hasil Bumi Melimpah di Tengah Pandemi, Warga Bukit Menoreh Gelar Syukuran

Regional
Calon Bupati Petahana di Pilkada Bangka Tengah Dilarikan ke RS

Calon Bupati Petahana di Pilkada Bangka Tengah Dilarikan ke RS

Regional
Diduga Korupsi Dana Bos Rp 153 Juta, Mantan Kepala SD di NTT Ditahan

Diduga Korupsi Dana Bos Rp 153 Juta, Mantan Kepala SD di NTT Ditahan

Regional
Tukang Becak Positif Covid-19 di Tegal Keluyuran Bawa Penumpang, Desakan Ekonomi hingga Dibantu Warga

Tukang Becak Positif Covid-19 di Tegal Keluyuran Bawa Penumpang, Desakan Ekonomi hingga Dibantu Warga

Regional
Kasus Covid-19 Bertambah, RSUD Rasidin Padang Tambah Tempat Tidur

Kasus Covid-19 Bertambah, RSUD Rasidin Padang Tambah Tempat Tidur

Regional
Begini Strategi Kampanye Medsos 3 Calon di Pilkada Karawang

Begini Strategi Kampanye Medsos 3 Calon di Pilkada Karawang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X