Kompas.com - 22/08/2017, 07:30 WIB
Sidang perkara TPPU Dan Pemerasan mantan Dirut PT Pelindo III dan isterinya KOMPAS.com/Achmad FaizalSidang perkara TPPU Dan Pemerasan mantan Dirut PT Pelindo III dan isterinya
|
EditorFarid Assifa

SURABAYA, KOMPAS.com - Mantan Dirut PT Pelindo III, Djarwo Surdjanto, keberatan disebut jaksa melakukan tindak pidana pencucian uang. Di hadapan hakim, dia mengaku gajinya lebih dari cukup.

"Saya digaji Rp 150 juta per bulan, dan menerima bonus Rp 2,5 miliar per tahun," kata Djarwo menjawab pertanyaan hakim dalam sidang pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (21/8/2017).

Baca juga: Mantan Dirut Pelindo III dan Istrinya Didakwa Lakukan Pencucian Uang

Saat menjabat Dirut Pelindo III, Djarwo juga mengaku tidak tahu menahu soal kerja sama antara PT Akara Multi Karya dengan PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) yang merupakan anak perusahaan PT Pelindo III.

Melalui PT Akara Multi Karya, dia dan beberapa orang lainnya didakwa jaksa melakukan pungutan liar di TPS.

Dalam sidang juga hadir sebagai terdakwa, Maike Yolanda Fianciska alias Noni, istri Djarwo Surdjanto. Di depan persidangan, terdakwa Noni mengakui bahwa dirinya menggunakan ATM atas nama Komisaris PT Akara Multi Karya, David Hutapea.

"Uang dalam rekening itu saya gunakan untuk membantu ibu, adik, kakak dan teman dekat saya," ujar Noni.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Yang diketahuinya, uang di ATM tersebut adalah pembayaran utang dari adik kandungnya, Firdiat Firman, mantan manajer energi PT Pelindo III.

"Saya kira kartu ATM itu diberikan untuk penyelesaian uang saya yang diutang oleh Firdiat," terang Noni.

Sebelumnya, Djarwo dan istrinya didakwa melakukan tindak pidana pencucian uang dari hasil aksi pemerasan di lingkungan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Selain pasal TPPU, khusus Djarwo juga dikenakan pasal pemerasan di Pelabuhan Tanjung Perak.

Baca juga: Eks Dirut Pelindo III Jadi Tersangka Kasus Pungli Pelabuhan Tanjung Perak

Dalam perkara pemerasan, Djarwo didakwa melanggar Pasal 368 ayat 1 KUHP. Sementara dalam perkara TPPU, kedunya didakwa melanggar Pasal 2 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang juncto Pasal 55 ayat 1.

Kasus itu diungkap tim Saber Pungli Polres Pelabuhan Tanjung Perak pada Oktober 2016 lalu. Praktik pungli di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dilakukan pada kontainer yang memuat barang ekspor dan impor di terminal Pelabuhan Tanjung Perak.

Kompas TV Tersangka TPPU Huni Lapas Mewah di LP Cipinang
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.