Kompas.com - 21/08/2017, 21:57 WIB
|
EditorFarid Assifa

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Lembaga Konsumen Yogyakarta (LKY) menerima aduan jemaah calon umrah yang tidak diberangkatkan oleh travel mirip First Travel.

"Ada dua orang yang melaporkan ke kami terkait travel umrah, mereka mewakili 10 orang. Kasus mereka sama, makanya mereka bersama-sama secara kolektif mengadu," kata Sekretaris LKY, Dwi Priyono saat dihubungi, Senin (21/8/2017) petang.

Baca juga: Calon Jemaah Umrah First Travel Ingin Uangnya Dikembalikan

Menurut dia, travel agen tersebut sudah menark uang sebanyak Rp 15 juta, Rp 17,5 juta hingga Rp 20 juta, tidak sama setiap konsumennya.

Travel agen yang beralamat di kota Yogyakarta ini, menurut dia, menjanjikan berangkat sejak 2015 lalu. Namun hingga kini tak ada kejelasan.

Para konsumen tergiur dengan harga murah, dan subsidi yang ditawarkan.

"Sebagian besar konsumennya merupakan warga Yogyakarta, ada juga dari Seragen (Jawa Tengah)," tuturnya.

Sebenarnya, jemaah memutuskan mengundurkan diri dan meminta uang dikembalikan, tetapi sampai sekarang masih ada beberapa korban yang belum mendapatkan uangnya kembali.

Dwi mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan surat ke agen travel yang awalnya merupakan kelompok pengajian dan mengkoordinir jemaah. Minggu depan pihaknya akan mempertemukan agen travel, kantor Kementerian Agama DIY, dan warga. Harapannya memperoleh solusi terkait hal itu.

"Jika ada indikasi tidak baik, ya nanti tentu akan melakukan langkah hukum," ujarnya.

Baca juga: Kemenag Diminta Bantu "Refund" Dana Jemaah Umrah Korban First Travel

Selain biro travel lokal Yogyakarta, LKY juga menerima laporan dari nasabah First Travel.

"Ada empat orang yang mengadu ke kami terkait First Travel," katanya.

Kompas TV Karena dirasa mustahil untuk memberangkatkan lewat biro perjalanan First Travel, kini para korban meminta pengembalian dana.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Regional
Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Regional
Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Regional
Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Regional
Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Regional
Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Regional
Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Regional
Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Regional
Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Regional
Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Regional
Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Regional
Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Regional
Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.