3 Pesawat Tempur Golden Eagle Meriahkan Perayaan HUT RI di Kupang

Kompas.com - 18/08/2017, 06:09 WIB
Pesawat tempur jenis T-50i Golden Eagle sudah hampir dua pekan berada di Pangkalan Udara El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (4/8/2017) Kompas.com/Sigiranus Marutho BerePesawat tempur jenis T-50i Golden Eagle sudah hampir dua pekan berada di Pangkalan Udara El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (4/8/2017)
|
EditorErlangga Djumena

KUPANG, KOMPAS.com - Perayaan HUT RI ke -72 yang dirayakan di Alun-alun rumah jabatan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) di Kota Kupang, Kamis (17/8/2017) berbeda seperti biasanya.

Kali ini TNI AU dari Pangkalan Udara El Tari Kupang, mengerahkan tiga unit pesawat tempur jenis T-50i Golden Eagle melakukan fly pass (atraksi terbang rendah di atas lokasi upacara).

Pesawat tempur buatan Korea Selatan itu, bermanuver di udara dengan beberapa kali terbang rendah. Salah satu pilot pesawat tempur sempat mengucapkan selamat HUT-72 Kemerdekaan RI yang diperdengarkan melalui pengeras suara ketika sedang beratraksi.

"Kami dari Skadron Udara 15 Wing Udara 3 Lanud Iswahjudi Madiun mengucapkan selamat HUT RI ke-72 untuk pemerintah dan semua masyarakat di NTT. Merdeka," ucap sang pilot.

Komandan Lanud El Tari Kupang Kolonel Penerbang (Pnb) Ronny Moningka, mengatakan atraksi pesawat itu dilakukan oleh TNI AU guna memeriahkan upacara HUT ke-72 di Prov NTT.

"Rute manuver pesawatnya yakni dari belakang podium, kemudian dari kiri ke kanan, selanjutnya datang dari depan dan terakhir melaksanakan high speed pass yaitu melintas dengan kecepatan tinggi dari belakang ke depan secara bergantian satu-satu dengan menggunakan after burner, sehingga suaranya menggelegar," ucap Ronny.

Baca juga: Perbatasan Australia-Timor Leste-NTT Dijaga 3 Pesawat Tempur

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penerbang-penerbang tempur TNI AU mengawal Indonesia 1 di langit Jawa Timur. Diambil dari ketinggian 31.000 oleh Letkol Pnb Wastum dan Mayor Pnb Gultom dengan pesawat T-50i/ TT-5001. Foto diambil dari Facebook Presiden SBY.TNI AU Penerbang-penerbang tempur TNI AU mengawal Indonesia 1 di langit Jawa Timur. Diambil dari ketinggian 31.000 oleh Letkol Pnb Wastum dan Mayor Pnb Gultom dengan pesawat T-50i/ TT-5001. Foto diambil dari Facebook Presiden SBY.
Ronny berharap dengan atraksi pesawat udara milik TNI AU, bisa menghibur masyarakat di NTT yang wilayahnya berbatasan dengan Timor Leste dan Australia.

Sementara itu Komandan Skadron Udara 15 Wing Udara 3 Lanud Iswahjudi Madiun, Letkol Pnb Budi Susilo mengatakan, atraksi tiga unit pesawat tempur itu berlangsung kurang lebih selama lima menit.

"Itu tadi kita melaksanakan Operasi Lintas Cendrawasih. Hanya pada saat kembali dari daerah operasi, kita sempatkan untuk turut memeriahkan peringatan ke- 72 kemerdekaan RI,"ucapnya.

Adapun tiga orang pilot yang mengawaki pesawat tempur itu yakni, Mayor Pnb Luluk Teguh, Kapten Pnb Yudhistira dan Lettu Pnb Yerick Finandita.

Untuk diketahui, tiga pesawat tempur itu mulai melakukan patroli di perbatasan dengan Timor Leste dan Australia itu sejak 24 Juli 2017 lalu, dan akan beroperasi hingga 24 Agustus mendatang.

Kompas TV Pengunjung Antusias Lihat Atraksi TNI AU


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.