Kisah Jusman, Penjual Koran yang Lulus Sarjana dengan Predikat "Cum Laude"

Kompas.com - 16/08/2017, 08:44 WIB
Jusman (23), penjual koran yang lulus jadi sarjana di Universitas Negeri Manado dengan predikat Cum Laude TRIBUN MANADOJusman (23), penjual koran yang lulus jadi sarjana di Universitas Negeri Manado dengan predikat Cum Laude
EditorErlangga Djumena

MANADO, KOMPAS.com -   Jusman, merantau ke Tondano Sulawesi Utara untuk menempuh studi S1 di Universitas Negeri Manado (Unima).  Meski berlatar belakang keluarga kurang mampu, semangat pemuda berusia 23 tahun ini tidak surut untuk meraih impiannya.

Nyatanya, dengan bekerja sebagai penjual koran, dalam waktu 3 tahun Jusman berhasil lulus menjadi sarjana dengan predikat Cum Laude.

Dalam sebuah wawancara dengan Tribun Manado, Jusman menceritakan suka dukanya berjuang meraih impiannya menjadi seorang sarjana.

Berasal dari keluarga petani yang sangat berkekurangan di Enrekang Sulsel. Pendapatan orangtuanya hanya cukup untuk membeli makan sehari-hari. Sulit untuk membiayai pendidikan empat orang anaknya.

"Saya empat orang bersaudara bersamaan menjalani pendidikan. Bahkan untuk menghemat, kakak saya harus menganggur tiga tahun," katanya.

Di perantauan, alih-alih tinggal di sebuah kamar kos sewaan, Jusman dan sejumlah mahasiswa lainnya memilih tinggal di sebuah ruangan yang ada di kawasan kampus Unima. Mereka tidak perlu membayar pakai uang, tapi dengan tenaga mereka untuk ikut bantu membersihkan lingkungan sekitar kampus.

Hal itu dilakukan Jusman untuk menghemat biaya hidupnya. Keterbatasan keluarga yang kesulitan mengirim biaya untuknya kuliah dan menjalani hidup di Tondano membuat Jusman berusaha hidup secukupnya.

Baca juga: Kisah Seorang Veteran Seroja yang Menjadi Pemulung

Baginya, kuliah lebih penting, makan urusan belakangan. Jusman pun hanya makan nasi dan sayur yang didapatkannya dari kebun dan hutan yang ada di dekat kawasan Kampus Unima untuk sekedar mengisi perutnya yang lapar.

"Kadang, tiga hari tidak makan lauk, cuma nasi dan sayur," ujarnya.

Biaya kuliah yang tidak sedikit dan kebutuhan perut yang harus diisi membuat Jusman memutuskan untuk bekerja sebagai penjual koran. Senin sampai hari Kamis dia kuliah, sedangkan hari Jumat sore hingga Minggu ia ke Manado untuk berjualan koran di wilayah sekitar Paal 2.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Alasan Seorang Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya

Alasan Seorang Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya

Regional
Puluhan Desa di Kabupaten Kubu Raya Bentuk Relawan Tangap Darurat Corona

Puluhan Desa di Kabupaten Kubu Raya Bentuk Relawan Tangap Darurat Corona

Regional
Seorang Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya Sendiri

Seorang Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya Sendiri

Regional
Kondisi Kesehatan 5 Pasien Positif Covid-19 Asal Padang Kian Membaik

Kondisi Kesehatan 5 Pasien Positif Covid-19 Asal Padang Kian Membaik

Regional
UPDATE: 103 Kasus Positif Covid-19 di Jatim, 22 Sembuh, 2 Daerah Masih Hijau

UPDATE: 103 Kasus Positif Covid-19 di Jatim, 22 Sembuh, 2 Daerah Masih Hijau

Regional
Antisipasi Corona, Pemkot Samarinda Perketat Pintu Masuk Wilayah

Antisipasi Corona, Pemkot Samarinda Perketat Pintu Masuk Wilayah

Regional
Kesal Tak Kunjung Dinikahi Pacarnya, Wanita Ini Coba Bunuh Diri

Kesal Tak Kunjung Dinikahi Pacarnya, Wanita Ini Coba Bunuh Diri

Regional
Dilempari Batu oleh Warga Saat Makamkan Jenazah Korban Corona, Petugas: Kita Juga Manusia, Bu!

Dilempari Batu oleh Warga Saat Makamkan Jenazah Korban Corona, Petugas: Kita Juga Manusia, Bu!

Regional
Syekh Puji Nikahi Anak 7 Tahun, Polisi Periksa 6 Saksi

Syekh Puji Nikahi Anak 7 Tahun, Polisi Periksa 6 Saksi

Regional
Cegah Corona, 197 Warga Binaan di Kepri Bebas Bersyarat dan Dipantau via 'Online'

Cegah Corona, 197 Warga Binaan di Kepri Bebas Bersyarat dan Dipantau via "Online"

Regional
11 Ruas Jalan di Madiun Ditutup Cegah Penyebaran Corona, Wali Kota: Bukan Karepe Dewe

11 Ruas Jalan di Madiun Ditutup Cegah Penyebaran Corona, Wali Kota: Bukan Karepe Dewe

Regional
TKI dan Pelajar dari Zona Merah Pulang Kampung, ODP Covid-19 di NTB Jadi 1.357 Orang

TKI dan Pelajar dari Zona Merah Pulang Kampung, ODP Covid-19 di NTB Jadi 1.357 Orang

Regional
Masjid Raya Mujahiddin Pontianak Kembali Tak Gelar Shalat Jumat

Masjid Raya Mujahiddin Pontianak Kembali Tak Gelar Shalat Jumat

Regional
2 RS Rujukan Covid-19 di Karawang Penuh, Masyarakat Diimbau Patuhi Anjuran Pemerintah

2 RS Rujukan Covid-19 di Karawang Penuh, Masyarakat Diimbau Patuhi Anjuran Pemerintah

Regional
Tenangkan Pria Mabuk, Pemilik Warung Makanan Tewas Ditikam

Tenangkan Pria Mabuk, Pemilik Warung Makanan Tewas Ditikam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X