Kompas.com - 12/08/2017, 22:20 WIB
|
EditorAmir Sodikin

JEMBER, KOMPAS.com - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), mengajak ribuan santri untuk ikut menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Ajakan itu disampaikan presiden saat berkunjung ke Pondok Pesantren Nurul Islam di Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, dan berdialog dengan ribuan santri, Sabtu (12/8/2017).

“Saya ingin mengingatkan kepada kita semua, negara kita ini adalah negara besar, negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia. Banyak yang belum tahu itu. Setiap saya pergi ke negara lain, banyak yang belum tahu,” ungkap Presiden Jokowi.

 

Baca juga: Sambangi Pesantren di Jember, Presiden Dihadiahi Puisi oleh Santri

Jokowi juga menyampaikan, jumlah penduduk Indonesia terbanyak nomer empat di dunia, dengan jumlah 250 juta jiwa, dan memiliki 17 ribu lebih pulau. “Tidak ada ada negara di dunia ini yang memiliki pulau sebanyak Indonesia,” jelasnya.

Presiden Joko Widodo Saat Tiba di Pondok Pesantren Nurul Islam, Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (12/8/2017).KOMPAS.com/ AHMAD WINARNO Presiden Joko Widodo Saat Tiba di Pondok Pesantren Nurul Islam, Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (12/8/2017).
Selain itu, Indonesia juga memiliki 34 provinsi dengan 516 kabupaten/kota, serta memiliki 714 suku yang berbeda- beda, dengan 1.100 lebih bahasa lokal yang berbeda-beda.

“Jawa Timur dengan Jawa Tengah sudah berbeda- beda. Dari Sabang sampai Merauke juga berbeda,” katanya.

Perbedaan tersebut, lanjut Jokowi, harus tetap dijaga dan dirawat serta harus selalu hidup rukun. Sebab, negara Indonesia merupakan negara majemuk dan negara besar.

Presiden Joko Widodo memberikan sambutan di Pondok Pesantren Nurul Islam, Kelurahan Antirogo, Sumbersari, Jember, Jawa Timur, Sabtu (12/8/2017). Dalam pidatonya di hadapan kiai dan santri, Presiden Jokowi mengingatkan perlunya menjaga kerukunan antar warga bangsa di Indonesia di tengah keberagaman. ANTARA FOTO/HO/Agung/sen/Spt/17.ANTARA FOTO/HO/AGUNG Presiden Joko Widodo memberikan sambutan di Pondok Pesantren Nurul Islam, Kelurahan Antirogo, Sumbersari, Jember, Jawa Timur, Sabtu (12/8/2017). Dalam pidatonya di hadapan kiai dan santri, Presiden Jokowi mengingatkan perlunya menjaga kerukunan antar warga bangsa di Indonesia di tengah keberagaman. ANTARA FOTO/HO/Agung/sen/Spt/17.

“Kalau tidak bersatu dan tidak rukun, ini yang berbahaya,” tegasnya.

Untuk itulah, kata Jokowi, dalam setiap kesempatan saat berkunjung ke seluruh penjuru negeri, dirinya selalu mengingatkan hal tersebut. “Inilah yang terus saya ingatkan di mana pun saya berada,” tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara di PLTU Suralaya

Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara di PLTU Suralaya

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Regional
Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Regional
Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Regional
Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Regional
Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Regional
Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Regional
Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Regional
Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Regional
Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Regional
Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Regional
Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Regional
Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Regional
Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.