Kompas.com - 12/08/2017, 18:26 WIB
 Mobil listrik karya mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) dipamerkan di hadapan mahasiswa baru di Lapangan Graha Sabha Pramana, Sabtu (12/8/2017). Rektor UGM, Panut Mulyono, sendiri yang memamerkan sekaligus meluncurkan mobil karya yang melibatkan mahasiswa dari berbagai jurusan tersebut. KOMPAS.com/Teuku Muh Guci S Mobil listrik karya mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) dipamerkan di hadapan mahasiswa baru di Lapangan Graha Sabha Pramana, Sabtu (12/8/2017). Rektor UGM, Panut Mulyono, sendiri yang memamerkan sekaligus meluncurkan mobil karya yang melibatkan mahasiswa dari berbagai jurusan tersebut.

Panut menambahkan, apapun hasil kompetisi di Jepang nanti harus menjadi bahan inovasi karya berikutnya.

Ia memastikan riset dan pengembangan mobil listrik di Indonesia akan terus dilakukan mengingat UGM merupakan salah satu tim pengembang kendaraan ramah lingkungan itu.

"Kepakaran ini akan kami lanjutkan untuk riset-riset yang sudah kami kembangkan. Seperti riset inverter dan kelengkapan mobil listrik bagaimana sistem powering, bagaimana membuat aki dengan kapasitas listrik yang tinggi dan bagaimana kita me-recovery aki-aki bekas," tutur Panut.

Baca: Menristekdikti Sebut Indonesia Akan Produksi Mobil Listrik Nasional pada 2020

Panut meyakini, mobil listrik karya anak bangsa bakal mendapat tempat di negara sendiri. Asalkan, kata dia, pemerintah menciptakan sistem yang mendorong rakyat mau menggunakan produk mobil listrik karya sendiri.

"Kita sebagai sebuah bangsa harus memulai dari yang kita bisa, mulai dari yang sederhana dan melakukan improvement. Jangan menunggu punya produk yang hebat dulu baru pabrikasi," tambah Panut.

"Setelah kita yakin dengan produk kita sendiri baru woro-woro ke orang lain bahwa kita sudah bisa dan sudah memanfaatkan," ujar Panut menambahkan.

Presiden Direktur PT Indonesia Kendaraan Terminal, Chiefy Adi K, mengatakan, perusahaannya mendukung penuh mobil listrik karya anak bangsa agar bisa mendunia.

Tak hanya mendunia,Chiefy juga mendukung penuh jika bangsa Indonesia bisa memproduksi mobil ramah lingkungan secara massal. 

"Saya yakin karya teman-teman ini layak, persoalannya karya anak bangsa yang terbaik ini belum diberi ruang kreativitas, ruang inovasi, ruang kontribusi dari yang memiliki kewenangan," ujar Chiefy.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.