Kompas.com - 11/08/2017, 22:17 WIB
Dua pelaku yang tertangkap tangan sedang membeli rokok menggunakan uang pecahan Rp 100.000 palsu, Jumat (11/8/2017) KOMPAS.com / Mei LeandhaDua pelaku yang tertangkap tangan sedang membeli rokok menggunakan uang pecahan Rp 100.000 palsu, Jumat (11/8/2017)
|
EditorErlangga Djumena

MEDAN, KOMPAS.com - Tertangkap tangan sedang mengedarkan uang pecahan Rp 100.000 palsu, M Rizky Arid Pratama (31) warga Perumahan Dosen Politeknik Medan, Jalan Pintu Air IV, Kuala Bekala, Kota Medan, dan rekannya, M Yopi Nasution (33) warga Desa Limau Manis, Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang, diamankan personel Polsek Pancur Batu.

Kapolsek Pancur Batu, Kompol Choky Sentosa Meliala saat dikonfirmasi mengatakan, kedua pelaku ditangkap dari sebuah warung yang berada di Jalan Jamin Ginting, Pasar Baru Rumah Sumbul, Desa Sumbul, Kecamatan Sibolangit, Deliserdang, saat hendak membeli rokok.  

"Kedua pelaku kita ringkus setelah pemilik warung Abraham Sembiring mengetahui uang yang diterimanya palsu. Dia lalu mengikuti kedua pelaku yang sedang membeli rokok di warung Benyamin Guru Singa. Korban pun langsung melapor ke polisi," kata Choky, Jumat (11/8/2017).

Tanpa perlawanan, kedua pelaku langsung diringkus. Hasil penggeledahan diketahui, dua lembar uang pecahan Rp 100.000 palsu sudah dibelanjakan, sisanya di tas ransel yang mereka bawa ditemukan 10 lembar lagi uang palsu pecahan Rp 100.000, uang tunai asli Rp 1 juta, empat bungkus rokok, laptop, dan charger laptop.

"Semuanya kita sita untuk dijadikan barang bukti berikut sepeda motor jenis Yamaha RX King hitam BK 6395 SU yang digunakan pelaku dalam menjalankan aksinya," kata Choky.

Baca juga: Ditempeli Kertas Kado, Pembuat Uang Palsu di Surabaya Masih Amatir

Kanit Reskrim Polsek Pancur Batu Iptu Sehat Tarigan, menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara kedua pelaku mengaku mencetak sendiri uang palsunya dan sudah empat kali dibelanjakan di kawasan Sembahe dan Sibolangit.  

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kedua pelaku dan saksi masih menjalani pemeriksaan. Kita sudah berkoordinasi dengan Bank Indonesia dan sedang mencari alat yang digunakan pelaku untuk membuat uang palsu," ujar Sehat.  



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X