Ruang Bagi Pejalan Kaki di Malioboro Bakal Bertambah Luas

Kompas.com - 11/08/2017, 15:20 WIB
Polisi wanita Polda DI Yogyakarta membersihkan jalur pedestrian di Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, Jumat (11/8/2017) KOMPAS.com/Teuku Muh Guci SPolisi wanita Polda DI Yogyakarta membersihkan jalur pedestrian di Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, Jumat (11/8/2017)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Kawasan Malioboro direncanakan menjadi kawasan semi pedestrian pada 2019. Pemerintah DI Yogyakarta bakal memperbanyak ruang pejalan kaki di kawasan Malioboro mulai dari Tugu sampai Titik Nol.

Rencana itu sudah diwujudkan dengan adanya revitalisasi jalur pedestrian di sebelah timur Jalan Malioboro. Revitalisasi pun berlanjut ke tahap kedua, yaitu mulai dari depan Pasar Beringharjo sampai titik nol. Rencananya ruas jalan dan trotoar sebelah barat Jalan Malioboro juga bakal disulap menjadi ruang bagi pejalan kaki yang indah dan cantik.

"Selama dua tahun kami fokus membangun ruang pejalan kaki di kawasan Malioboro mulai Tugu sampai Alun-alun (Jalan Mangkubumi-Jalan Malioboro)," kata Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (PUPESDM) DI Yogyakarta, Mansyur, di Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, Jumat (11/8/2017).

Menurut Mansyur, model jalur pedestrian yang dibangun di sebelah barat Jalan Malioboro itu serupa dengan jalur pedestrian di sebelah timur.

Baca juga: Bau Tak Sedap Muncul dari Lubang di Jalan Malioboro

Sementara para pedagang kaki lima di barat Jalan Malioboro sebutnya, bakal ditata dan dibenahi. "Misalnya gerobaknya disesuaikan tidak pating klarah (menyebar). Gerobaknya bisa diseragamkan dan nanti ukurannya kecil," ujar dia.

Dengan banyaknya ruang untuk pejalan kaki itu, kata Mansyur, tidak semua kendaraan bermotor bisa melintas di kawasan Malioboro. Hanya kendaraan bermotor tertentu yang bisa masuk dan melintasi di kawasan Malioboro. Antara lain, angkutan umum, ambulans, dan kendaraan yang digunakan tamu negara.

"Jadi bukan ditutup total untuk kendaraan. Untuk arus lalu lintas kendaraan pribadi nanti direkayasa teman-teman dari dinas perhubungan," ucapnya.

Revitalisasi ini menurut dia, sebagai upaya untuk mempercantik kawasan Malioboro dengan tetap melestarikan sejarah dan nilai-nilai filosofi yang terkandungnya.

"Kita punya ide sendiri karena kita sayembara dan kalau kota lain tidak ada sejarah filosofi. Bicara Malioboro itu bicara filosofi dan sejarah sumbu imajiner. Nah itu harus kita lestarikan supaya tidak bergeser," kata Mansyur.

Pelestarian nilai-nilai filosofi itu sebutnya, akan dilakukan di sepanjang poros imajiner, yaitu mulai tugu sampai Pranggung Krapyak.  Da menyebutkan, revitalisasi kawasan Malioboro merupakan langkah awal untuk melestarikan nilai-nilai yang terkandung dalam poros imajiner itu.

"Akan kami teruskan perbaikan dari tugu pal sampai panggung krapyak di malioboro ruang jalannya kita baguskan. Kalau pangggung krapyak kita sayembarakan mau seperti apa karena di sana juga sudah padat perumahan," sebutnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X