Bupati Sukoharjo Menangis Saat Daftar Cagub Jateng di PDI-P

Kompas.com - 11/08/2017, 08:16 WIB
Bupati Sukoharjo, Jawa Tengah Wardoyo Wijaya (tengah) menyampaikan niatnya mendaftar Cagub Jateng, Kamis (10/8/2017) Kompascom/Nazar NurdinBupati Sukoharjo, Jawa Tengah Wardoyo Wijaya (tengah) menyampaikan niatnya mendaftar Cagub Jateng, Kamis (10/8/2017)
|
EditorFarid Assifa

SEMARANG, KOMPAS.com - Bupati Sukoharjo, Jawa Tengah, Wardoyo Wijaya tak bisa menahan air matanya ketika mendaftar bakal calon gubernur Jateng di DPD PDI-P, Kamis (10/8/2017) sore kemarin.

Ia menangis haru baik sebelum masuk gedung panti marhaen, maupun setelah penyerahan berkas formulir pencalonan untuk Pilkada Jateng.

Baca juga: Ganjar Pastikan "Nyalon" Lagi di Pilkada Jateng 2018

Wardoyo datang didampingi ratusan pendukungnya menggunakan bus dan mobil pribadi. Dia juga didampingi Bupati Wonogiri Joko Sutopo.

Semua kepala desa di Kabupaten Sukoharjo ikut dalam rombongan. Mereka, kata dia, bersama tokoh agama datang tanpa adanya perintah, melainkan minta ikut datang menuju Semarang.

"Semua kepala desa datang semua tanpa saya minta. Kalau saya tetes air mata itu, terharu," kata Wardoyo.

"Saya ingin Jateng ini lebih baik, selama ini saya sudah melakukan satu perbuatan positif untuk Sukoharjo. Kalau dapat amanat, saya ingin Jateng maju dan sejahtera," kata Wardoyo.

Menurut dia, banyak hal positif yang berhasil dia lakukan untuk memajukan Sukoharjo dalam 7 tahun masa kepemimpinannya. Selama itu, daerahnya mendapat 137 penghargaan.

Penghargaan terakhir diberikan Kementerian Lingkungan Hidup karena kepedulian bupati pada lingkungan.

Sukoharjo pada awal Agustus mendapat Adipura ke-2. Capaian positif itulah yang hendak diteruskan untuk Jateng.

"Kalau program, wait and see dulu. Ini masih tahap awal, jangan mendahului kerso," ujar pria yang pada 2015 lalu terpilih dengan suara 87 persen ini.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Tengah Wabah Corona, Bandara YIA Mulai Beroperasi Penuh, Ini Faktanya

Di Tengah Wabah Corona, Bandara YIA Mulai Beroperasi Penuh, Ini Faktanya

Regional
'Warga Menolak Pemakaman Bahkan Mengusir Kami, Lantas Akan Dimakamkan di Mana Keluarga Kami'

"Warga Menolak Pemakaman Bahkan Mengusir Kami, Lantas Akan Dimakamkan di Mana Keluarga Kami"

Regional
Antisipasi Corona, Pemkab Magelang Dirikan Posko Terpadu di Perbatasan

Antisipasi Corona, Pemkab Magelang Dirikan Posko Terpadu di Perbatasan

Regional
Viral Video Pria Acungkan Pisau Saat Diamankan Polisi, Sebelumnya Ancam Bunuh Ibu

Viral Video Pria Acungkan Pisau Saat Diamankan Polisi, Sebelumnya Ancam Bunuh Ibu

Regional
Semua Pasien Positif Corona di Kota Malang Sembuh, Pengobatan dan Daya Tahan Tubuh Jadi Kunci

Semua Pasien Positif Corona di Kota Malang Sembuh, Pengobatan dan Daya Tahan Tubuh Jadi Kunci

Regional
Ini Penjelasan Lengkap Polisi Soal Pemulangan TKA China di Ketapang

Ini Penjelasan Lengkap Polisi Soal Pemulangan TKA China di Ketapang

Regional
Dua PDP di Kalbar Meninggal Dunia, 1 Orang Pernah Ikut Tabligh Akbar di Malaysia

Dua PDP di Kalbar Meninggal Dunia, 1 Orang Pernah Ikut Tabligh Akbar di Malaysia

Regional
Berjuang Lawan Covid-19 Sampai Sembuh, Christina: Ini Bukan Virus Biasa, Saya Sudah Mengalami

Berjuang Lawan Covid-19 Sampai Sembuh, Christina: Ini Bukan Virus Biasa, Saya Sudah Mengalami

Regional
Kerusakan Hutan Disinyalir Penyebab Banjir Bandang di Bandung Barat

Kerusakan Hutan Disinyalir Penyebab Banjir Bandang di Bandung Barat

Regional
Warga Tolak Jenazah Pasien PDP Covid-19, Tak Boleh Dimakamkan dan Ambulans Diusir

Warga Tolak Jenazah Pasien PDP Covid-19, Tak Boleh Dimakamkan dan Ambulans Diusir

Regional
Diprotes Warga, TKA Asal China yang Baru Datang ke Ketapang Dipulangkan

Diprotes Warga, TKA Asal China yang Baru Datang ke Ketapang Dipulangkan

Regional
Pernah Kontak dengan Pasien Positif, 98 Warga Lampung Negatif Covid-19

Pernah Kontak dengan Pasien Positif, 98 Warga Lampung Negatif Covid-19

Regional
Ini Gerilya Ketat Bupati Sumenep Pertahankan Peta Hijau Covid-19

Ini Gerilya Ketat Bupati Sumenep Pertahankan Peta Hijau Covid-19

Regional
Tim Gugus Tugas Covid-19 Awasi Ratusan TKI yang Pulang Kampung ke Sulsel

Tim Gugus Tugas Covid-19 Awasi Ratusan TKI yang Pulang Kampung ke Sulsel

Regional
Pasien Positif Corona di Kota Malang Sembuh, Kuncinya Jaga Imunitas dan Patuh Aturan

Pasien Positif Corona di Kota Malang Sembuh, Kuncinya Jaga Imunitas dan Patuh Aturan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X