KPK Sita Ponsel Milik Wali Kota Malang

Kompas.com - 10/08/2017, 19:49 WIB
Petugas Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di ruang kerja Wali Kota Malang di Balai Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (9/8/2017). Penggeledahan tersebut diduga terkait kasus korupsi yang melibatkan Ketua DPRD Kota Malang dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum. ANTARA FOTO/HO/H.Prabowo/abs/foc/17.  ANTARA FOTO/HO/H.PRABOWOPetugas Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di ruang kerja Wali Kota Malang di Balai Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (9/8/2017). Penggeledahan tersebut diduga terkait kasus korupsi yang melibatkan Ketua DPRD Kota Malang dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum. ANTARA FOTO/HO/H.Prabowo/abs/foc/17.
|
EditorErlangga Djumena

MALANG, KOMPAS.com - Wali Kota Malang M Anton mengatakan, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan ponsel miliknya saat menggeledah rumah pribadinya di Jalan Tlogo Indah, Kota Malang, Kamis (10/8/2017). Ponsel itu sudah rusak dan sudah tidak dipakai lagi.

"Cuma minta tolong saya, Hp saya dibawa, gitu. Hp di rumah kan memang tidak dipakai. Hp- nya rusak," katanya.

Ketua DPC PKB Kota Malang itu pun mengaku tidak mengerti kenapa penyidik menyita ponselnya yang disebutnya sudah rusak.

Anton mengatakan, awalnya dirinya tidak mengetahui bahwa penyidik KPK akan menggeledah rumah pribadinya. Dia mengaku sedang menghadiri kegiatan penyaluran Beras Prasejahtera Daerah (Rasda). Namun ia langsung pulang karena ada informasi penyidik KPK sedang menggeledah rumahnya.

"Saya kan acara Rasda terus dikasih tahu," ujarnya.

Baca juga: Kali Ini, KPK Geledah Mobil Pribadi Ketua BK DPRD Kota Malang

Dia menyebutkan, penggeledahan itu terkait dengan P-APBD 2015 - 2016. Menurut Anton, pada P-APBD itu ada indikasi gratifikasi. Dia berharap KPK segera membuka kasus yang sedang diprosesnya. Sebab KPK sudah menggeledah sejumlah lokasi di Kota Malang.

Selain menggeledah rumah pribadi Wali Kota Malang, pada kesempatan yang sama penyidik KPK juga menggeledah gedung DPRD Kota Malang.

Sehari sebelumnya, penyidik menggeledah sejumlah ruang kerja di Balai Kota Malang, Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dan Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Satu Pintu serta rumah dinas Ketua DPRD Kota Malang Moch Arief Wicaksono.

Arief yang merupakan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang sudah mundur dari jabatannya sebagai Ketua DPRD setelah ditetapkan tersangka oleh KPK.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

45 Mahasiswa yang Pulang ke Papua Pasca Kerusuhan, Kini Kembali ke Kota Tempat Studi

45 Mahasiswa yang Pulang ke Papua Pasca Kerusuhan, Kini Kembali ke Kota Tempat Studi

Regional
Cerita Eks Sandera Abu Sayyaf, Sering Dimarahi dan Dipukul dengan Senjata

Cerita Eks Sandera Abu Sayyaf, Sering Dimarahi dan Dipukul dengan Senjata

Regional
Begini Cara Pemprov Riau Cegah Masuknya Virus Corona

Begini Cara Pemprov Riau Cegah Masuknya Virus Corona

Regional
Saat Jokowi Tertawa Mendengar Sertifikat Tanah Ingin Digadai untuk Jual Es Degan

Saat Jokowi Tertawa Mendengar Sertifikat Tanah Ingin Digadai untuk Jual Es Degan

Regional
Pemkot Semarang Targetkan Seluruh Bidang Tanah Bersertifikat pada 2021

Pemkot Semarang Targetkan Seluruh Bidang Tanah Bersertifikat pada 2021

Regional
Balita Warga China di Ruang Isolasi RSUD NTB Bukan Suspect Virus Corona

Balita Warga China di Ruang Isolasi RSUD NTB Bukan Suspect Virus Corona

Regional
Hoaks, Pasien Terkena Virus Corona Dirawat di RSUD Moewardi Solo, Dokter: Kami Pantau Kena Bronkitis Akut

Hoaks, Pasien Terkena Virus Corona Dirawat di RSUD Moewardi Solo, Dokter: Kami Pantau Kena Bronkitis Akut

Regional
Sultan HB X Tak Bisa Larang Turis asal China Berwisata ke DIY

Sultan HB X Tak Bisa Larang Turis asal China Berwisata ke DIY

Regional
Mayat Perempuan Berseragam Pramuka di Tasikmalaya Pernah Dilaporkan Hilang

Mayat Perempuan Berseragam Pramuka di Tasikmalaya Pernah Dilaporkan Hilang

Regional
Diduga Terinfeksi Virus Corona, WN China di Cilacap Diobservasi

Diduga Terinfeksi Virus Corona, WN China di Cilacap Diobservasi

Regional
Terkait Virus Corona, 235 WN China Dipulangkan dari Batam

Terkait Virus Corona, 235 WN China Dipulangkan dari Batam

Regional
RSBP Batam Siagakan 7 Ruangan Isolasi untuk Pasien Virus Corona

RSBP Batam Siagakan 7 Ruangan Isolasi untuk Pasien Virus Corona

Regional
RSUD Dr Moewardi Solo Siapkan 2 Ruangan Isolasi Khusus Tangani Pasien Terindikasi Virus Corona

RSUD Dr Moewardi Solo Siapkan 2 Ruangan Isolasi Khusus Tangani Pasien Terindikasi Virus Corona

Regional
Gubernur Edy Rahmayadi Sebut Ada Warga Sumut Masih Berada di Wuhan China

Gubernur Edy Rahmayadi Sebut Ada Warga Sumut Masih Berada di Wuhan China

Regional
Antisipasi Virus Corona, RSMH Palembang Siagakan 2 Ruang Isolasi

Antisipasi Virus Corona, RSMH Palembang Siagakan 2 Ruang Isolasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X