Air Sungai Bah Bolon Tiba-tiba Berwarna Merah, Warga Heboh

Kompas.com - 07/08/2017, 16:17 WIB
Aliran air Sungai Bah Bolon berubah warna merah darah di Siantar Selatan, Senin (7/8/2017).Tribun Medan/Dedy Aliran air Sungai Bah Bolon berubah warna merah darah di Siantar Selatan, Senin (7/8/2017).

SIANTAR, KOMPAS.com - Warga di Jalan DI Panjaitan, Pematangsiantar, Sumatera Utara, dikejutkan dengan warna air di sepanjang aliran Sungai Bah Bolon yang berubah jadi merah, Senin (7/8/2017).

Warga secara spontan mengerubungi kawasan sekitar sungai, termasuk pula saluran pembuangan irigasi yang melintas di Jalan DI Panjaitan.

"Kami kira warna merah itu adalah pembuangan darah hewan potong," ungkap seorang warga yang tinggal di sekitar saluran pembuangan. Menurut warga sekitar, perubahan warna air itu tiba-tiba sehingga membuat mereka bertanya-tanya apa yang terjadi.

Hal itu juga membuat pelintas jalan di DI Panjaitan arah ke Parapat berhenti untuk melihat air sungai yang berwarna merah sehingga membuat lalu lintas macet.


"Enggak pernah terjadi begini, pertanda apa ini. Kok tiba-tiba air sungai berubah menjadi merah darah,” kata Hartop Simanjuntak, warga saat di sekitar lokasi, seperti dikutip dari Tribun Medan.

(Baca juga: Sungai di Bandung Berwarna Merah Jadi Viral, Ini Kejadian Sebenarnya)

Seorang pria bermarga Panjaitan mengatakan bahwa sungai itu biasanya berwarna coklat. Bahkan jika hujan deras dan arus besar juga tidak pernah terjadi perubahan warna yang mencolok.

"Biasanya, air sungai bewarna coklat dan kalaupun mentok, air sungai bewarna coklat pekat Bukan warna merah seperti ini. Merinding melihatnya," ujarnya.

"Tiba-tiba saja berubah merah. Cuma kami enggak tahulah darimana dan mengapa air menjadi warna merah. Kebetulan tepi sungai berbatasan dengan jalan umum. Pas lihat air warnanya merah, jadi heboh semua warga ramai berkumpul. Belum ada pihak terkait yang datang," tambah Panjaitan.

 

 

Kompas TV Akibat Hujan Es, Kaca Mobil Warga Pecah

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorCaroline Damanik
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X