Kompas.com - 06/08/2017, 19:36 WIB
Panglima Komando Daerah Militer II Sriwijaya Mayor Jendral TNI AM Putranto ikut terjun langsung memadamkan api dengan menyemprotkan air ke lahan yang terbakar, Minggu (6/8/2017). KOMPAS.com/Amriza NursatriaPanglima Komando Daerah Militer II Sriwijaya Mayor Jendral TNI AM Putranto ikut terjun langsung memadamkan api dengan menyemprotkan air ke lahan yang terbakar, Minggu (6/8/2017).

INDRALAYA, KOMPAS.com - Panglima Komando Daerah Militer II Sriwijaya Mayor Jendral TNI AM Putranto meninjau lokasi kebakaran lahan di Desa Arisanjaya, Kecamatan Pemulutan Barat Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Minggu (6/8/2017).

Pangdam juga ikut terjun langsung memadamkan api yang masih menyala dengan menyemprotkan air ke lahan yang terbakar bersama prajuritnya.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, Mayjen AM Putranto terlihat memegang ujung selang dan mengarahkannya ke lahan yang terbakar.

 

Kebakaran lahan di Desa Arisanjaya Kecamatan Pemulutan masih berlangsung hingga minggu sore. Asap tebal sisa kebakaran lahan terlihat jelas dari lokasi lahan yang terbakar.

Kebakaran lahan hari ini sendiri tercatat cukup besar dan masif. Api yang berasal dari kebakaran yang terjadi kemarin, tidak bisa dipadamkan dan kembali membesar hari ini.

(Baca: 4 Helikopter Dikerahkan untuk Padamkan Kebakaran Lahan di Ogan Ilir)

Pangdam Mayor Jendral AM Putranto mengatakan, sejak kemarin setidaknya sudah 200 hektar lahan yang terbakar.

Kendala dalam pemadaman adalah kurangnya peralatan sehingga membuat proses pemadaman sering tidak berjalan lancar.

"Sudah dua minggu terjadi kebakaran di beberapa titik dan sudah dikerahkan helikopter water bombing empat buah," ucap Pangdam.

"Saya melihat sendiri kesulitan anggota dalam melakukan pemadaman, untuk luas lahan yang terbakar dalam dua hari ini sudah mencapai 200 hektar," kata dia.

Pangdam menambahkan saat ini Sumsel masih mampu mengatasi kebakaran lahan sehingga belum perlu dibantu dari satuan lain. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X