Isak Tangis Keluarga dan Penggemar "Dr OZ" Iringi Pemakaman Ryan Thamrin

Kompas.com - 04/08/2017, 20:07 WIB
Ryan Thamrin (39), dokter pemandu acara kesehatan di layar kaca, Dr OZ Indonesia, meninggal dunia di Pekanbaru, Riau, Jumat (4/8/2017). KOMPAS.com/Citra IndrianiRyan Thamrin (39), dokter pemandu acara kesehatan di layar kaca, Dr OZ Indonesia, meninggal dunia di Pekanbaru, Riau, Jumat (4/8/2017).
|
EditorCaroline Damanik

PEKANBARU, KOMPAS.com - Jenazah Ryan Thamrin, pemandu acara program kesehatan Dr. OZ di televisi, dimakamkan di pemakaman Labuay, di Jalan Kesadaran, Tangkerang Labuay, Pekanbaru.

Suasana haru dan isak tangis keluarga mengiringi prosesi pemakaman Ryan di tempat peristirahatan terakhirnya.

Ratusan pelayat datang untuk turut mengantar jenazah Ryan. Tak hanya warga Pekanbaru, pelayat juga berdatangan dari luar kota.

Seorang ibu datang bersama teman-temannya ke pemakaman Ryan. Mereka juga membawa serta anak-anak mereka. Salah satu ibu menjelaskan kepada anaknya tentang sosok Ryan.

"Itu dokter yang sering di TV, Dokter OZ yang kita nonton di TV," kata ibu tersebut.

Ryan (39) meninggal dunia di rumah saudaranya di Jalan Kesadaran, Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru, Riau, Jumat (4/8/2017) sekitar pukul 03.30 WIB.

(Baca selengkapnya; Ryan Thamrin, Pemandu Acara Dr OZ, Meninggal di Rumah Saudara Kandung)

Doni Aprialdi mengatakan, saudara sepupunya itu sudah menderita penyakit maag akut selama hampir satu tahun. Namun kemudian, dokter mendeteksi ada benjolan pada bagian belakang kepala.

Sejak menderita sakit, lanjut dia, Ryan memutuskan meninggalkan Jakarta dan tinggal di rumah kedua saudaranya, Ferdy Thamrin dan Yuli Thamrin, di Pekanbaru. Dia lalu rutin menjalani pengobatan rawat jalan di sejumlah rumah sakit di Pekanbaru dan di Malaka, Malaysia.

Keluarga sempat berencana mengoperasi, namun ketakutan juga mengiringi karena benjolan tersebut terdapat pada bagian kepala.

(Baca juga: Ryan Thamrin Derita Maag Akut dan Benjolan di Kepala Selama 1 Tahun)

Ryan Thamrin dikenal sebagai dokter berwajah tampan yang memandu program kesehatan Dr OZ Indonesia di salah satu televisi swasta. Sebelum menekuni dunia medis, Ryan juga pernah terjun ke dunia modeling dan menjadi cover boy di majalah Aneka Yess! pada tahun 1997.

Dia juga sempat terpilih menjadi Cosmo Man pada majalah Cosmopolitan pada tahun 2000, dan pada tahun 2003 terpilih menjadi Abang Jakarta 2003.

Meski segudang prestasi di dunia hiburan cukup menjanjikan, Ryan lebih memilih dunia medis. Almarhum memulai pendidikan kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Setelah menyelesaikan pendidikan S-1 kedokteran pada tahun 2002, pada tahun 2014, Ryan Thamrin melanjutkan pendidikan Seksologi dan Reproduksi di Bangkok, Thailand.

 

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selama 2 Bulan Pemerintah Aceh Berlakukan Jam Malam Cegah Penyebaran Corona

Selama 2 Bulan Pemerintah Aceh Berlakukan Jam Malam Cegah Penyebaran Corona

Regional
UPDATE: 11 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor, 2 Pasien Sembuh, 1 Meninggal

UPDATE: 11 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor, 2 Pasien Sembuh, 1 Meninggal

Regional
Cerita Bupati Garut Lihat Sendiri ODP Corona Asyik Jalan-jalan Naik Motor

Cerita Bupati Garut Lihat Sendiri ODP Corona Asyik Jalan-jalan Naik Motor

Regional
Wabah Corona, Rumah Dinas Bupati Banyuwangi Dijadikan Ruang Isolasi Darurat

Wabah Corona, Rumah Dinas Bupati Banyuwangi Dijadikan Ruang Isolasi Darurat

Regional
Kasus Pertama di Banyuwangi, Satu PDP Positif Virus Corona

Kasus Pertama di Banyuwangi, Satu PDP Positif Virus Corona

Regional
Agar ODP Corona Tak Keluar Rumah, Pemkab Garut Berikan Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Agar ODP Corona Tak Keluar Rumah, Pemkab Garut Berikan Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Regional
3 PDP Corona yang Diisolasi di RSUD Kudus Meninggal Dunia

3 PDP Corona yang Diisolasi di RSUD Kudus Meninggal Dunia

Regional
Cegah Penularan Virus Corona, Bupati Bogor Minta Jakarta Dilockdown

Cegah Penularan Virus Corona, Bupati Bogor Minta Jakarta Dilockdown

Regional
Kisah Haru Perawat Positif Covid-19: Anak Sering Tanya Mama Kapan Pulang?

Kisah Haru Perawat Positif Covid-19: Anak Sering Tanya Mama Kapan Pulang?

Regional
Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Regional
Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Regional
Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Regional
1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

Regional
Cegah Masuknya Virus Corona, Pemkab Tolitoli Tutup Jalur Masuk Wilayah Itu

Cegah Masuknya Virus Corona, Pemkab Tolitoli Tutup Jalur Masuk Wilayah Itu

Regional
Peta Sebaran Covid-19 di Denpasar Dibuka, 91 ODP di 33 Kelurahan, 2 Kasus Positif Corona

Peta Sebaran Covid-19 di Denpasar Dibuka, 91 ODP di 33 Kelurahan, 2 Kasus Positif Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X