Kompas.com - 04/08/2017, 19:44 WIB
Bagus dan Bagas (kaos merah) mendapat sambutan hangat dari warga dan perangkat Desa Pancuranmas Kecamatan Secang Kabupaten Magelang Jawa Tengah setelah ikut membawa Timnas U-23 juara di International Invitational Youth Football Tournament Pinas Cup 2015 di Filipina, 28 Oktober 2015 lalu Kompas.com/Ika FitrianaBagus dan Bagas (kaos merah) mendapat sambutan hangat dari warga dan perangkat Desa Pancuranmas Kecamatan Secang Kabupaten Magelang Jawa Tengah setelah ikut membawa Timnas U-23 juara di International Invitational Youth Football Tournament Pinas Cup 2015 di Filipina, 28 Oktober 2015 lalu
|
EditorErlangga Djumena

MAGELANG, KOMPAS.com - Dua pemain tim nasional (Timnas) U-16, Amirudin Bagus Kaffi Alfikri (15) dan Amirudin Bagas Kaffi Arrizqi (15), hingga kini belum bisa bersekolah karena  memperkuat timnas di turnamen Piala AFF, Mei - Juni 2017 lalu.

Keinginannya untuk masuk di SMA Negeri 5 Kota Magelang, Jawa Tengah, belum terwujud karena mereka mendaftar setelah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2017/2018 ditutup.

Yuni Puji Istiono (45), ayah Bagas dan Bagus, menceritakan kedua anak kembarnya itu tidak bisa mendaftar karena mereka sedang fokus memperkuat timnas U-16 di Thailand.

"Saat PPDB Bagas dan Bagus sedang fokus membela timnas di U-16 di Thailand, saya juga tidak mau mengganggu konsentrasi mereka soal PPDB ini," ujar Yuni, kepada Kompas.com, Jumat (4/8/2017).

Si kembar baru bisa mengurus PPDB setelah pulang dari Thailand, pertengahan Juli 2017. Namun sayang PPDB di SMA Negeri 5 sudah ditutup sehingga mereka tidak bisa masuk.

Baca juga: Bagus dan Bagas, Si Kembar di Timnas U-13 yang Harumkan Nama Indonesia

Yuni Puji Istiono (45), ayah Bagas dan Bagus, pemain tim nasional (Timnas) U-16 asal Magelang, ditemui Jumat (4/8/2017).KOMPAS.com/Ika Fitriana Yuni Puji Istiono (45), ayah Bagas dan Bagus, pemain tim nasional (Timnas) U-16 asal Magelang, ditemui Jumat (4/8/2017).
Yuni mengaku sudah berusaha dengan melengkapi segala administrasi dan persyaratan.  Mulai ijazah Kejar Paket B, akte kelahiran hingga surat rekomendasi dari Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Pusat.

"Setelah kami serahkan rekomendasi dari PSSI tersebut, sekolah mau konsultasi dengan Balai Pengendalian Pengawasan Menengah dan Khusus (BP2MK) Wilayah IV Jawa Tengah,” kata Yuni yang mantan Kepala Desa Pancuranmas, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, itu.

Dikisahkan Yuni, Bagas dan Bagus pernah bersekolah di MTsN Kota Magelang sampai kelas VIII. Namun mereka harus bergabung dengan klub sepakbola di Malaysia beberapa bulan. Saat kembali dari Malaysia mereka tidak bisa melanjutkan pendidikan di sekolah tersebut karena tidak memiliki nilai akademis.

"Anak saya tidak naik kelas XI karena tidak punya nilai ujian. Lalu mereka pindah ke Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kuncup Mekar sampai mereka punya ijazah paket B," ucapnya.

Lagi-lagi Bagas dan Bagus harus konsentrasi membela tanah air di turnamen se-Asia Tenggara. Mereka menjalani pemusatan latihan di Jakarta dan Thailand. Praktis mereka tidak punya waktu untuk mengurus sekolah umumnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X