Ketika Polisi Bicara Pencegahan Radikalisme di Pulau Terpencil

Kompas.com - 04/08/2017, 10:49 WIB
Direktur Polair Polda NTT Kombes Budi Santoso (tengah) dan Kabid Humas Polda NTT AKBP Jules Abraham Abast (kedua dari kiri) bersama pejabat Direktorat Polair lainnya menggelar konferensi pers bersama sejumlah wartawan di Markas Polda NTT, Rabu (19/4/2017) Kontributor NTT, Sigiranus Marutho BereDirektur Polair Polda NTT Kombes Budi Santoso (tengah) dan Kabid Humas Polda NTT AKBP Jules Abraham Abast (kedua dari kiri) bersama pejabat Direktorat Polair lainnya menggelar konferensi pers bersama sejumlah wartawan di Markas Polda NTT, Rabu (19/4/2017)
|
EditorReni Susanti

KUPANG, KOMPAS.com - Tepat pukul 9.30 Wita, dua kapal patroli milik Direktorat Kepolisian Perairan Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai bergerak dari pelabuhan milik polisi itu menuju Pulau Semau, Kabupaten Kupang.

Udara pagi itu cukup cerah dan ombak terlihat bersahabat, sehingga perjalanan pun berjalan mulus sampai tujuan.

Sekitar 20 menit perjalanan, dua kapal yang membawa rombongan pejabat Direktorat Kepolisian Perairan Polda NTT beserta beberapa istri Bhayangkara dan sejumlah wartawan tiba di Desa Uiasa, Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang.

Rombongan yang dipimpin oleh Direktur Kepolisian Perairan Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) Komisaris Besar Budi Santoso, tiba di bibir pantai.

(Baca juga: 35.000 Masjid di Jateng Akan Kampanye Bahaya Radikalisme dan Terorisme)

 

Kedatangan para pejabat kepolisian perairan NTT ke wilayah itu, untuk sosialisasi penertiban dan penegakan hukum bagi organisasi radikal dan anti Pancasila.

Acara ini sekaligus deklarasi penolakan terhadap segala bentuk radikalisasi dan anti Pancasila. Kegiatan ini merupakan program quick wins I Mabes Polri.

Rombongan diterima Kepala Desa Uiasa Daud Nenokeba, beberapa tokoh adat, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda. Saat berada di pintu gerbang perkampungan, para pejabat kepolisian perairan disambut dengan sapaan selamat datang secara adat, "Basan".

Seusai sapa adat, warga mengalungkan selendang kepada pejabat Direktorat Kepolisian Perairan NTT dan beberapa istri Bhayangkari. Tidak ada ruangan khusus dalam kegiatan itu, karena lokasi sosialisasinya berada di bawah pohon asam.

Sekitar 50 warga, baik yang tua maupun muda, serta anak kecil sudah berkumpul di tempat yang berada di pantai Desa Uiasa. Beberapa kursi plastik telah disiapkan.

(Baca juga: Cegah Paham Radikalisme dengan Gerakan Aku Cinta Indonesia)

 

Dalam sosialisasinya, Direktur Kepolisian Perairan NTT Komisaris Besar Budi Santoso meminta masyarakat tetap cinta terhadap Pancasila dan NKRI. Ia pun meminta masyarakat menolak paham radikalisme yang masuk ke wilayah Pulau Semau.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.