Warga Gagalkan Upaya Pencabulan Bocah 8 Tahun oleh Pelajar SMK - Kompas.com

Warga Gagalkan Upaya Pencabulan Bocah 8 Tahun oleh Pelajar SMK

Kompas.com - 03/08/2017, 23:05 WIB
IlustrasiShutterstock Ilustrasi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pelajar SMK di Yogyakarta berinisial MZN (16) ditangkap polisi karena hendak mencabuli bocah berusia 8 tahun.

Kapolsek Mergangsan Yogyakarta, Kompol Anang Sutanta menuturkan, awalnya MZN yang mengendarai sepeda motor melihat korban A bersama temannya sedang berjalan di daerah Karangkunthi, Mergangsan, Kota Yogyakarta. MZN lantas menghampiri keduanya dan berpura-pura menanyakan alamat.

Baca juga: Aksi Pencabulan Bocah 3 Tahun Terungkap Melalui Telepon Genggam

Teman korban yang curiga dengan gelagat pelaku, lantas berpamitan pulang ke rumah dengan alasan teman mengambil ponsel yang tertinggal. Padahal sebenarnya, teman korban hendak melaporkan ke orangtuanya.

"Sebenarnya rekan korban ini sudah curiga, pamit pulang untuk melaporkan ke orang di rumah," urainya.

Saat teman korban pergi itulah, MZN memaksa A untuk melepas pakaiannya. Namun beruntung, teman korban dengan cepat sampai ke rumah dan bercerita kepada pamannya.

Ketika MZN hendak melancarkan aksinya, paman teman korban segera datang ke lokasi dan langsung menolong A.

"Paman teman korban lalu menggagalkan aksi pencabulan itu," tandasnya.

Warga yang mengetahui lantas berdatangan ke lokasi kejadian. Warga yang marah lalu memukuli MZN.

Baca juga: Orangtua 5 Gadis yang Dicabuli PNS Cabut Laporan karena Korban Masih Perawan

Polisi lantas bergerak cepat ke lokasi dan langsung membawa MZN ke Mapolsek Mergangsan, Kota Yogyakarta.

"Korban maupun pelakunya masih di bawah umur, jadi kasus ini diserahkan ke UPPA (Unit Perlindungan Perempuan dan Anak)," pungkasnya.

Kompas TV KPAI Prihatin Terhadap Korban Pencabulan di Palembang


EditorFarid Assifa
Komentar

Terkini Lainnya

Macron Tegur Remaja yang Tak Sopan Panggil Namanya

Macron Tegur Remaja yang Tak Sopan Panggil Namanya

Internasional
Sopir Angkutan Lebaran di Terminal Kalideres Rata-rata Terindikasi Darah Tinggi

Sopir Angkutan Lebaran di Terminal Kalideres Rata-rata Terindikasi Darah Tinggi

Megapolitan
Kebakaran Landa 10 Hektar Padang Rumput di Pulau Komodo

Kebakaran Landa 10 Hektar Padang Rumput di Pulau Komodo

Regional
Libur Lebaran, 27 Orang Tersengat Ubur-ubur di Pantai Selatan Gunungkidul

Libur Lebaran, 27 Orang Tersengat Ubur-ubur di Pantai Selatan Gunungkidul

Regional
Pegawai Honorer Dinas Kebersihan Jadi Maling Spesialis Rumah yang Ditinggal Mudik

Pegawai Honorer Dinas Kebersihan Jadi Maling Spesialis Rumah yang Ditinggal Mudik

Regional
Pakai Istilah 'China Taiwan', Dua Maskapai Jepang Dikecam

Pakai Istilah "China Taiwan", Dua Maskapai Jepang Dikecam

Internasional
Cegah Pelemparan Batu di Arus Balik, 21 Jembatan Tol di Bekasi Dijaga Ketat

Cegah Pelemparan Batu di Arus Balik, 21 Jembatan Tol di Bekasi Dijaga Ketat

Megapolitan
Komisioner Ombudsman Sebut Fasilitas Terminal Kalideres Tak Berubah Sejak 2 Tahun

Komisioner Ombudsman Sebut Fasilitas Terminal Kalideres Tak Berubah Sejak 2 Tahun

Megapolitan
Hoaks, Tempat Wisata dan Transjakarta Gratis Saat HUT DKI

Hoaks, Tempat Wisata dan Transjakarta Gratis Saat HUT DKI

Megapolitan
Olahraga di Kebun Raya Bogor, Presiden Jokowi Beri Jaketnya ke Pengunjung

Olahraga di Kebun Raya Bogor, Presiden Jokowi Beri Jaketnya ke Pengunjung

Nasional
Ini Jalur Alternatif Menuju Bekasi-Cikampek Saat Penerapan 'One Way'

Ini Jalur Alternatif Menuju Bekasi-Cikampek Saat Penerapan "One Way"

Megapolitan
Selasa Petang, Sejumlah Titik di Tol Jakarta-Cikampek Ramai Lancar

Selasa Petang, Sejumlah Titik di Tol Jakarta-Cikampek Ramai Lancar

Nasional
Inflasi DKI Diprediksi Naik karena Mahalnya Tiket Pesawat

Inflasi DKI Diprediksi Naik karena Mahalnya Tiket Pesawat

Megapolitan
Ombudsman: Jatah Obat per Napi di Lapas Pemuda Tangerang Hanya Rp 1.000

Ombudsman: Jatah Obat per Napi di Lapas Pemuda Tangerang Hanya Rp 1.000

Megapolitan
Perombakan Pejabat Diharap Tingkatkan Serapan Anggaran DKI

Perombakan Pejabat Diharap Tingkatkan Serapan Anggaran DKI

Megapolitan

Close Ads X