Dieng Culture Festival, dari Jazz hingga Potong Rambut "Anak Gembel"

Kompas.com - 03/08/2017, 18:54 WIB
Pengunjung berswafoto di tugu Dieng, Jawa Tengah, Kamis (3/8/2017). Satu hari menjelang perhelatan Dieng Culture Festival 2017, pengunjung mulai memadati kompleks wisata Dieng. KOMPAS.com/Iqbal FahmiPengunjung berswafoto di tugu Dieng, Jawa Tengah, Kamis (3/8/2017). Satu hari menjelang perhelatan Dieng Culture Festival 2017, pengunjung mulai memadati kompleks wisata Dieng.
|
EditorCaroline Damanik

DIENG, KOMPAS.com - Dieng Culture Festival (DCF) 2017 segera digelar mulai Jumat (4/8/2017) hingga Minggu.

Festival ke-14 kali ini mengusung slogan “The Spirit of Culture”. Di sini, para pengunjung akan disuguhkan kesakralan budaya peradaban kuno masyarakat Dieng yang dikemas dengan hiburan musik jazz dari bintang tamu, dan juga keindahan alam khas negeri di atas awan.

Slamet Budiono, Kepala Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah,  mengatakan, ada serangkaian agenda yang bakal memeriahkan gelaran DCF tahun ini.

Pada hari pertama, pengunjung akan mencicipi berbagai kuliner khas Dieng dan melihat produk kreatif dari UMKM di kompleks Dieng Plateau.

“Selain kuliner yang khas seperti mie ongklok, carica, dan purwaceng, akan ada banyak produk unik lain yang merupakan inovasi dari masyarakat Dieng,” katanya ketika ditemui, Rabu (2/8/2017).

Pada malamnya, wisatawan juga disuguhkan dengan pertunjukan musik "Jazz di Atas Awan". Semua pengunjung akan merasakan hangatnya alunan nada di tengah kepungan hawa dingin tepat di ketinggian 2093 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Pada hari kedua, pengunjung akan diarahkan untuk menyaksikan panorama matahari terbit di berbagai puncak gunung Dieng Plateau, di antara yang paling terkenal yakni puncak Gunung Prau (2565 mdpl), dan Bukit Sikunir (2356 mdpl).

(Baca juga: Raja se-Nusantara Akan Mengikuti Kirab Budaya Dieng)

Saat matahari telah naik, wisatawan akan diarahkan untuk berkeliling ke sejumlah lokasi wisata di kompleks Dieng, seperti Candi Arjuna, Kawah Sikidang, dan Telaga Warna.

“Yang baru dalam DCF tahun ini adalah Festival Caping. Ada sekitar 3.000 caping akan dibagikan kepada pemegang tiket bersuvenir. Mereka diberikan juga kuas dan cat untuk berekspresi, menggambar keindahan dieng diatas caping,” ujarnya.

Selain Festival Caping, hal baru lain dalam gelaran DCF 2017 yakni Sendratari Rambut Gembel. Dengan durasi sekitar 60 menit, wisatawan akan disuguhkan drama tari dan musik yang menceritakan sejarah legenda rambut gembel di Dieng.

“Sendratari Rambut Gembel pertama ini dibantu oleh mahasiswa dari Insititut Seni Indonesia (ISI),” ujarnya.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tempat Karaoke Paradiso di Cilacap Terbakar, Kerugian Capai Rp 1,2 M

Tempat Karaoke Paradiso di Cilacap Terbakar, Kerugian Capai Rp 1,2 M

Regional
3 Pembina yang Miliki Sertifikasi MKD Pramuka Tak Ikut Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa

3 Pembina yang Miliki Sertifikasi MKD Pramuka Tak Ikut Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa

Regional
Tak Mampu Ikuti Pelajaran, 3 Siswa SMAN 1 Sragen Mengundurkan Diri

Tak Mampu Ikuti Pelajaran, 3 Siswa SMAN 1 Sragen Mengundurkan Diri

Regional
Laporan Pencemaran Nama Baik Dicabut, Mantan Anak Buah Cium Tangan Gubernur Nurdin

Laporan Pencemaran Nama Baik Dicabut, Mantan Anak Buah Cium Tangan Gubernur Nurdin

Regional
Pendaftaran 2 Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang Jalur Independen Ditolak

Pendaftaran 2 Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang Jalur Independen Ditolak

Regional
Dipanggil Bawaslu karena Kampanye Petahana, Camat: Saya Baru Tahu Aturan Ini

Dipanggil Bawaslu karena Kampanye Petahana, Camat: Saya Baru Tahu Aturan Ini

Regional
Terungkap, Hanya 4 Pembina yang Dampingi 249 Siswa SMPN 1 Turi Susur Sungai

Terungkap, Hanya 4 Pembina yang Dampingi 249 Siswa SMPN 1 Turi Susur Sungai

Regional
Dampak Banjir di Jakarta, KA Tujuan Jateng dan Jatim Terlambat 3 Jam, Sebagian Belum Diberangkatkan

Dampak Banjir di Jakarta, KA Tujuan Jateng dan Jatim Terlambat 3 Jam, Sebagian Belum Diberangkatkan

Regional
Sering Kena Prank, Dinas Pemadam Kebakaran Ubah Layanan Call Center ke WhatsApp

Sering Kena Prank, Dinas Pemadam Kebakaran Ubah Layanan Call Center ke WhatsApp

Regional
Tiga Bakal Calon Bupati di Maluku Mendaftar lewat Jalur Independen

Tiga Bakal Calon Bupati di Maluku Mendaftar lewat Jalur Independen

Regional
Tempe Mendoan Diusulkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Tempe Mendoan Diusulkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Regional
Viral Video Salam Dua Periode untuk Petahana, Bawaslu Periksa Camat di Jember

Viral Video Salam Dua Periode untuk Petahana, Bawaslu Periksa Camat di Jember

Regional
Korea 'Red Alert' Virus Corona, Bagaimana Pengawasan Turisnya di Bali?

Korea "Red Alert" Virus Corona, Bagaimana Pengawasan Turisnya di Bali?

Regional
Gubernur NTT: Saya Datang Bukan untuk Orang Suka Saya, tapi untuk Mengubah NTT

Gubernur NTT: Saya Datang Bukan untuk Orang Suka Saya, tapi untuk Mengubah NTT

Regional
Remaja Asal Banyuwangi Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Remaja Asal Banyuwangi Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X