Kompas.com - 03/08/2017, 14:01 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - DPRD DI Yogyakarta kembali menetapkan Sri Sultan Hamengkubuwono X sebagai Gubernur DIY, Rabu (2/8/2017), setelah masa jabatan sebelumnya telah berakhir pada Oktober 2017.

Pengukuhannya sebagai gubernur untuk periode 2017-2022 digelar di DPRD DIY di Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta.

Dalam acara ini, Sultan HB X menyampaikan pidato berjudul "Menyongsong Abad Samudera Hindia" sebagai visi dan misinya untuk periode selanjutnya.

Sultan menjelaskan, pidato itu dilandasi beberapa latar belakang pemikiran. Salah satunya adalah asosiasi negara-negara pesisir Samudera Hindia yang digagas Nelson Mandela.

Dia mengatakan, asosiasi itu memiliki anggota dari negara yang memiliki pantai yang disentuh dan disatukan air laut Samudra Hindia. Asosiasi ini telah membuat kesepakatan kerja sama di bidang perikanan, energi kelautan, pelabuhan, pelayaran, dan lainnya.

"Yogyakarta yang memiliki wilayah garis pantai sepanjang 126 kilometer yang mencakup tiga wilayah kabupaten, tentu juga akan memiliki posisi strategis dalam lalu lintas perekonomian di wilayah Samudra Hindia," kata Sultan.

(Baca juga: Sultan HB X Ditetapkan Kembali sebagai Gubernur DIY)

Dia menambahkan, fenomena kemiskinan di kawasan DIY selatan juga menjadi landasan visi dan misinya untuk lima tahun ke depan. Menurut dia, jumlah penduduk miskin di DIY pada Maret 2017 mencapai 488.000 jiwa atau sekitar 13 persen.

Angka tersebut, lanjut dia, masih tinggi apabila dibandingkan dengan persentase penduduk miskin nasional, yaitu 10,96 persen.

"Kalau dilihat dari distribusinya, jumlah warga miskin di wilayah pedesaan (16,11persen) lebih besar daripada di wilayah perkotaan (11,72 persen)," tutur Sultan.

Dia mengatakan, kesenjangan tersebut jelas terlihat berdasarkan data dari BPS DIY pada 2015. Menurut dia, angka kemiskinan di wilayah selatan DIY lebih tinggi dibanding wilayah utara DIY.

Wilayah selatan DIY mencakup Kabupaten Gunungkidul (20,83 persen), Kabupaten Bantul (15,89 persen), dan Kabupaten Kulon Progo (20,64 persen). Adapun wilayah utara DIY, yaitu Kabupaten Sleman (9,50 persen) dan Kota Yogyakarta (8,67 persen).

"Fenomena ini memberikan latar belakang bagi DIY untuk lima tahun ke depan harus memberikan fokus dan perhatian terhadap pembangunan wilayah bagian selatan DIY," kata Sultan.

Acara penetapan ini dihadiri kepala daerah kota/kabupaten di DIY serta sejumlah pejabat tinggi.

 

 

Kompas TV Kondisi ruas jalan Sungai Bahar di Kabupaten Muaro Jambi memprihatinkan dan terlihat seperti kubangan lumpur.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.