"Soal Pungli, Susahlah Membersihkan Kotoran kalau Sapunya Pun Kotor"

Kompas.com - 03/08/2017, 08:34 WIB
Ilustrasi Pungli ShutterstockIlustrasi Pungli
|
EditorReni Susanti

MEDAN, KOMPAS.com - Provinsi Sumatera Utara menjadi satu dari enam provinsi di Indonesia yang dilaporkan paling banyak terjadi praktik pungutan liar (pungli).

Sesuai Perpres 87/2016 tentang Satgas Sapu Bersih Pungutan Liar disebutkan, saber pungli berfungsi memberantas pungli secara efektif dan efisien dengan mengoptimalkan personel, satuan kerja, dan sarana prasarana, baik di kementerian/lembaga maupun pemda.

Sutrisno Pangaribuan, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut mengatakan, Perpres tersebut sudah memberi peran yang jelas kepada semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat.

Namun hal itu tidak berjalan baik. Karena pemerintah, baik kementerian/lembaga dan pemerintah daerah tidak serius melakukan pemberantasan pungli.

(Baca juga: Anggota TNI yang Terlibat Pungli Terancam Sanksi Disiplin hingga Pemecatan)

"Pemerintah tidak mensosialisasikan kepada masyarakat tentang keberadaan tim saber pungli dan peran apa yang dapat dilakukan oleh masyarakat. Sehingga partisipasi masyarakat sebagaimana diharapkan dalam Perpres tidak maksimal," tuturnya, Rabu (2/8/2017).

Begitupun dengan Pemprov Sumatera Utara, belum menjadikan pemberantasan pungli sebagai agenda penting. Bahkan hingga kini dirinya tidak pernah mendapat informasi peresmian sekretariat tim saber pungli, sehingga keberadaan tim ini tidak diketahui publik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sebenarnya kita tidak terlalu terkejut ketika Polri menjadi lembaga peringkat kedua terbanyak dilaporkan banyak pungli. Ironinya karena Polri memegang peranan penting dalam pemberantasan ini," ucapnya.

Secara nasional, Ketua Pelaksana Satgas Saber Pungli adalah Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri. Hal ini akan menyulitkan bersihnya praktik pungli di tubuh korps coklat ini.

"Soal pungli, susahlah membersihkan kotoran kalau sapunya pun kotor. Apalagi di Sumut ini," ujar dia.

(Baca juga: Mendagri: Pungli Itu Problem Lingkaran Setan)

Mengenai peran masyarakat dalam memberantas punglis, Sutrisno menjabarkan, dalam pasal 12 Perpres 87/2016, masyarakat dapat berperan serta dalam pemberantasan pungli, langsung maupun tidak langsung melalui media elektronik atau non elektronik.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.