Massa Serang Kamp Proyek Jembatan di Tigi Papua, 4 Warga Ditembak Polisi

Kompas.com - 02/08/2017, 13:18 WIB
Ilustrasi penembakanShutterstock Ilustrasi penembakan

JAYAPURA, KOMPAS.com - Empat warga Kabupaten Deiyai, Papua, mengalami luka tembak saat menyerang kamp pembangunan jembatan di sekitar Kali Oneiba, Distrik Tigi Selatan, Selasa (1/8/2017).

"Memang betul ada laporan tentang warga sipil yang tertembak dan saat ini sedang ditangani tim dokter di RSUD Enarotali," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal di Jayapura, Selasa.

Dia mengatakan, penembakan itu berawal dari penyerangan yang dilakukan masyarakat sekitar pukul 17.30 WIT. Massa merusak peralatan perusahaan sehingga polisi menggeluarkan tembakan peringatan dan mengenai empat orang di antaranya.

Sebelum melakukan penyerangan ke kamp, lanjut Kamal, ada masyarakat yang meminta tolong agar pihak perusahaan mau membantu mengantarkan warga yang sedang sakit, namun hal itu tidak dipenuhi.


(Baca juga: Viral, Kisah Heroik Pendaki Asal Papua Gendong Korban Terjatuh di Gunung Slamet)

Setibanya di rumah sakit, korban sudah meninggal sehingga sanak keluarga marah dan menyerang peralatan yang ada di kamp.

Kamal mengatakan, anggota Brimob terpaksa menggeluarkan tembakan peringatan. Dia mengatakan, polisi menggeluarkan tembakan peringatan yang bertujuan untuk membubarkan aksi anarkis yang dilakukan masyarakat karena melakukan pengrusakan.

"Rabu (2/8/2017) dijadwalkan pertemuan antara bupati dengan tokoh masyarakat dan agama serta Kapolres untuk membahas masalah tersebut," katanya.

 

 



EditorCaroline Damanik

Terkini Lainnya

Ditjen PSP Kementan Beberkan Capainnya Hingga Kuartal I 2019

Ditjen PSP Kementan Beberkan Capainnya Hingga Kuartal I 2019

Regional
Tokoh Agama di Kalimantan Tengah Deklarasi Damai Terima Hasil Pemilu

Tokoh Agama di Kalimantan Tengah Deklarasi Damai Terima Hasil Pemilu

Regional
Jika Terpilih Jadi Ibu Kota Baru, Penduduk Kalteng Diprediksi Bertambah 6 Juta Orang

Jika Terpilih Jadi Ibu Kota Baru, Penduduk Kalteng Diprediksi Bertambah 6 Juta Orang

Regional
Cerita Petugas Damkar 3 Hari Berjibaku Atasi Kebakaran Pasar Kosambi Bandung

Cerita Petugas Damkar 3 Hari Berjibaku Atasi Kebakaran Pasar Kosambi Bandung

Regional
Hadang Massa Aksi 22 Mei, Polisi Bogor Sekat 12 Lokasi Menuju Jakarta

Hadang Massa Aksi 22 Mei, Polisi Bogor Sekat 12 Lokasi Menuju Jakarta

Regional
Pengedit Video Hoaks Ma'ruf Amin Berkostum Sinterklas Divonis 7 Bulan Penjara

Pengedit Video Hoaks Ma'ruf Amin Berkostum Sinterklas Divonis 7 Bulan Penjara

Regional
Kronologi Penangkapan 5 Terduga Teroris yang Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

Kronologi Penangkapan 5 Terduga Teroris yang Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

Regional
Usai Divonis Mati, Gembong Narkoba Dorfin Felix Berharap Bertemu Keluarganya

Usai Divonis Mati, Gembong Narkoba Dorfin Felix Berharap Bertemu Keluarganya

Regional
Sebelum Tewas, Calon Pendeta Sempat Berbisik 'Jangan Bunuh Aku' kepada Pembunuhnya

Sebelum Tewas, Calon Pendeta Sempat Berbisik "Jangan Bunuh Aku" kepada Pembunuhnya

Regional
Peringati 21 Tahun Reformasi, Aksi Mahasiswa di Riau Sempat Ricuh karena Tak Dizinkan Masuk ke Gedung DPRD

Peringati 21 Tahun Reformasi, Aksi Mahasiswa di Riau Sempat Ricuh karena Tak Dizinkan Masuk ke Gedung DPRD

Regional
Butuh Rp 3 M untuk Bangun Kembali Kelenteng Probolinggo yang Terbakar

Butuh Rp 3 M untuk Bangun Kembali Kelenteng Probolinggo yang Terbakar

Regional
Isu Ulama Madura Tutup Suramadu pada 22 Mei, Ini Respons Kapolda Jatim

Isu Ulama Madura Tutup Suramadu pada 22 Mei, Ini Respons Kapolda Jatim

Regional
Pria Ini Bunuh Istrinya karena Selalu Pasang Tarif saat Berhubungan Badan

Pria Ini Bunuh Istrinya karena Selalu Pasang Tarif saat Berhubungan Badan

Regional
5 Terduga Teroris Ditangkap di Garut, Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

5 Terduga Teroris Ditangkap di Garut, Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

Regional
Lewat Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung, Pemudik Diimbau Berkendara 40 Km/jam

Lewat Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung, Pemudik Diimbau Berkendara 40 Km/jam

Regional

Close Ads X