5 Berita Populer Nusantara: Pengakuan Pelaku Pengeroyokan Bobotoh hingga Pamer Duit di Sidang Vonis Dimas Kanjeng

Kompas.com - 02/08/2017, 10:05 WIB
Dalam sidang beragendakan pembacaan pledoi, Dimas Kanjeng tampil modis dengan rambut disisir rapi, klimis, mengenakan batik, celana hitam, dan sepatu pantofel warna coklat. KOMPAS.com/Ahmad FaisolDalam sidang beragendakan pembacaan pledoi, Dimas Kanjeng tampil modis dengan rambut disisir rapi, klimis, mengenakan batik, celana hitam, dan sepatu pantofel warna coklat.
|
EditorCaroline Damanik

KOMPAS.com - Cerita petani durian di perbatasan Indonesia-Malaysia menjadi pilihan berita dari Nusantara yang paling banyak dibaca sepanjang hari kemarin. Durian mereka sudah menjadi pilihan warga setempat.

Apalagi dengan harga yang cenderung pada tahun ini, mereka bisa mengantongi hingga Rp 7 juta per tahun. Para petani setempat tak lagi menjual durian ke Tawau, Malaysia, karena harga di sana juga rendah.

Namun demikian, mereka masih tergantung pada Malaysia dalam hal pengadaan pupuk.

Sementara itu, di Bandung, salah satu bobotoh yang ikut mengeroyok Ricko Andrean di tribun utara lantai 3 Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) 22 Juli 2017 lalu saat berlangsungnya pertandingan antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta menceritakan saat-saat pengeroyokan terjadi.

Berikut ini 5 berita terpopuler dari seantero Nusantara sepanjang hari kemarin yang tak boleh Anda lewatkan:

1. Kantongi Rp 7 Juta Per Hari, Petani Ogah Jual Durian ke Malaysia

Hampir di sepanjang jalan Desa Lordes Kecamatan Sebatik Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara terlihat buah durian berwarna coklat kehijauan atau kekuningan.

Buah durian disusun rapi di dalam keranjang yang disimpan di pinggir jalan. Durian tersebut ditanam 17 tahun lalu. Namun baru 7 tahun terakhir, petani merasakan manisnya hasil jerih mereka. Durian itu pun menjadi buruan warga Nunukan dan sekitarnya.

Arsyad, salah satu petani dan juga pengepul buah durian di Desa Sungai Limau, Kecamatan Sebatik mengaku, dalam sehari mampu menjual 200 hingga 300 kilogram durian, apalagi hari Sabtu dan Minggu.

"Satu hari bisa kita menjual 300 kilo, itupun sering kurang karena banyak warga Nunukan yang berminat. Satu kilo kita menjual Rp 25.000," ujarnya Senin (31/7/2017).

Baca selengkapnya: Kantongi Rp 7 Juta Per Hari, Petani Ogah Jual Durian ke Malaysia
Baca juga: Rumah Warga di Perbatasan, Teras di Wilayah Indonesia, Dapur di Malaysia

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Beras Bansos Tercampur Biji Plastik di Cianjur Diperiksa di Puslabfor Polri

Beras Bansos Tercampur Biji Plastik di Cianjur Diperiksa di Puslabfor Polri

Regional
Jejak Hewan Liar di Jalur Pendakian Gunung Semeru Terungkap, Ini Penjelasan TNBTS

Jejak Hewan Liar di Jalur Pendakian Gunung Semeru Terungkap, Ini Penjelasan TNBTS

Regional
RSUD Soekarno di Babel Tambah Alat Operasi Batu Ginjal Canggih dari Jerman

RSUD Soekarno di Babel Tambah Alat Operasi Batu Ginjal Canggih dari Jerman

Regional
Polisi Dalami Dugaan Sabotase dalam Kasus Beras Bansos Tercampur Biji Plastik

Polisi Dalami Dugaan Sabotase dalam Kasus Beras Bansos Tercampur Biji Plastik

Regional
Celana Dalam yang Dicuri Ada Cairan Spermanya, Pelaku Diduga Punya Kelainan Seksual

Celana Dalam yang Dicuri Ada Cairan Spermanya, Pelaku Diduga Punya Kelainan Seksual

Regional
Ini Besaran Awal Dana Kampanye Calon di Pilkada Karawang, Paslon Cellica-Aep Tertinggi

Ini Besaran Awal Dana Kampanye Calon di Pilkada Karawang, Paslon Cellica-Aep Tertinggi

Regional
Lawan Covid-19, Petani Sawit Patungan Sumbang 50.000 Masker ke Pemprov Riau

Lawan Covid-19, Petani Sawit Patungan Sumbang 50.000 Masker ke Pemprov Riau

Regional
Video Viral PNS Karaoke di Kantor Kelurahan, Pemkot Bandung Segera Beri Sanksi

Video Viral PNS Karaoke di Kantor Kelurahan, Pemkot Bandung Segera Beri Sanksi

Regional
80 Persen Kasus Terbaru Positif Covid-19 di Riau adalah Pasien Tanpa Gejala

80 Persen Kasus Terbaru Positif Covid-19 di Riau adalah Pasien Tanpa Gejala

Regional
Ketua Bawaslu Bukittinggi Positif Covid-19, Penyelenggara Pemilu yang Terpapar Corona Jadi 5 Orang

Ketua Bawaslu Bukittinggi Positif Covid-19, Penyelenggara Pemilu yang Terpapar Corona Jadi 5 Orang

Regional
Bupati Bireuen, Istri, dan Ajudan Positif Corona, Semua Pejabat Di-swab

Bupati Bireuen, Istri, dan Ajudan Positif Corona, Semua Pejabat Di-swab

Regional
67 Tenaga Medis RSUD Langsa Aceh Positif Covid-19, Termasuk Direktur

67 Tenaga Medis RSUD Langsa Aceh Positif Covid-19, Termasuk Direktur

Regional
6 Pengedar Narkoba Diringkus di Cianjur, Satu Anggotanya Perempuan Asal Jakarta

6 Pengedar Narkoba Diringkus di Cianjur, Satu Anggotanya Perempuan Asal Jakarta

Regional
Atasi Pandemi, Pemkot Jambi Larang Kegiatan Publik, Resepsi, hingga Berlakukan Jam Malam

Atasi Pandemi, Pemkot Jambi Larang Kegiatan Publik, Resepsi, hingga Berlakukan Jam Malam

Regional
Wanita 77 Tahun Tewas Saat Kebakaran Rumah, Sempat Menolak Diselamatkan Warga

Wanita 77 Tahun Tewas Saat Kebakaran Rumah, Sempat Menolak Diselamatkan Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X