Alat Berat Proyek LRT Jatuh dan Hantam Rumah Warga

Kompas.com - 01/08/2017, 11:16 WIB
Salah satu alat berat crane proyek LRT terjungkal dan menimpa rumah warga KOMPAS.com/Berry Subhan PutraSalah satu alat berat crane proyek LRT terjungkal dan menimpa rumah warga
|
EditorReni Susanti

PALEMBANG, KOMPAS.com - Warga Simpang Jakabaring dihebohkan dengan jatuhnya steel bok atau landasan rel  Light Rail Transit (LRT) dan crane sekitar pukul 03.40 WIB di dekat Polresta Palembang. Selain ambruk, steel bok dan crane ini menimpa rumah dan ruko warga.

Kondisi tersebut membuat simpang jembatan layang mengalami kemacetan sementara. "Itu kelebihan beratkah itu crane. Sampai patah begitu. Apakah ada korban jiwa," tulis Yanatiara Boruregar di akun IG Palembang terkini (8/1/2017).

Berdasarkan informasi, kejadian bermula saat dua operator crane Suhandri (24) dan Bahtiar (34) mengangkat steel bok (landasan rel). Ketika sampai di atas, aspal di sekitar crane yang digunakan Suhandri retak dan hancur.

Kondisi tersebut membuat crane terjungkal. Sedangkan crane lainnya tidak terkendali dan patah di bagian tiang atas crane, sehingga steel bok tersebut jatuh menimpa dua rumah warga.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X