Manajer Persib Kumpulkan Pentolan Bobotoh Bahas Upaya Damai dengan Jakmania

Kompas.com - 31/07/2017, 19:14 WIB
Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar usai menjenguk Ricko Andrean di RS Santo Yusuf Bandung, Senin (23/7/2017). Ricko adalah salah seorang bobotoh korban pengeroyokan salah sasaran pada pertandingan sepak bola antara Persib kontra Persija. KOMPAS. com/DENDI RAMDHANIManajer Persib Bandung Umuh Muchtar usai menjenguk Ricko Andrean di RS Santo Yusuf Bandung, Senin (23/7/2017). Ricko adalah salah seorang bobotoh korban pengeroyokan salah sasaran pada pertandingan sepak bola antara Persib kontra Persija.
|
EditorFarid Assifa

BANDUNG, KOMPAS.com - Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar mengumpulkan sejumlah pentolan suporter Persib dari berbagai daerah di Jawa Barat untuk membahas rencana islah atau perdamaian dengan suporter Persija Jakarta, Jakmania.

"Insya Allah nanti saya ambil langkah. Mudah-mudahan secepatnya besok atau lusa korlap se-Jabar akan kumpul. Setelah bulat dan sepakat, nanti kontak Jakarta (Jakmania) akan ketemu di mana," ujar Umuh di Jalan Riau, Senin (31/7/2017).

Baca juga: Pasca-kematian Ricko, Bobotoh Bakal Berdamai dengan The Jakmania

Umuh berpendapat, insiden tewasnya Ricko Andrean sudah cukup menjadi bukti bahwa aksi anarkistis hanya akan berdampak buruk bagi semua pihak.

"Cukup dengan Ricko saja ini dibayar mahal. Persib juga dihukum lima kali tidak boleh ada penonton. Ini sangat menyakitkan, " tuturnya.

Di tempat yang sama, pentolan Viking Persib Club (VPC), Yana Umar mengatakan itikad baik dari kedua suporter sudah muncul. Insiden tewasnya Ricko, kata Yana, menjadi pukulan telak bagi kedua suporter.

"Ricko meninggal salah sasaran itu pukulan buat kita sebagai Viking dan ternyata pukulan juga buat The Jak karena Ricko mau menyelamatkan seorang The Jak yang dipukuli," ungkap Yana.

Baca juga: Kronologi Pengeroyokan Ricko, Bobotoh Persib yang Meninggal Dunia

Yana mengatakan aksi damai yang dilakukan oleh para suporter di batas wilayah Bandung-Jakarta sangat berdampak positif pada rencana islah kedua suporter.

"Kenapa perbatasan dulu karena akar rumputnya di perbatasan, lebih penting di banding Bandung dan Jakarta," jelasnya.

Kompas TV Laga Persib Kontra Persija Berakhir Ricuh
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Regional
Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.