Negara di Asia, Eropa, dan Amerika Ramaikan Bandung West Java Marathon

Kompas.com - 30/07/2017, 10:43 WIB
Para peserta bersiap melakukan start dalam acara Bandung West Java Marathon, Minggu (30/7/2017). Dok Bandung West Java MarathonPara peserta bersiap melakukan start dalam acara Bandung West Java Marathon, Minggu (30/7/2017).
EditorReni Susanti

BANDUNG, KOMPAS.com - Sejumlah negara meramaikan acara Bandung West Java Marathon, Minggu (30/7/2017). Acara ini diikuti 6.500 orang, 75 persen di antaranya warga luar Kota Bandung.

"Yang berpartisipasi ada 19 negara, di antaranya dari Belanda, Perancis dan beberapa negara di Asia," ujar Senior Vice President Divisi Corporate Secretary Bank BJB, Hakim Putratama.

Maraton ini terbagi mejadi 5 kategori yaitu kid dash, 5K, 10K, half marathon (21K) dan full marathon (42K). Kegiatan ini bukan hanya acara olahraga, tapi juga pariwisata. Karena rute yang digunakan merupakan sebagian dari ikon wisata di Kota Bandung.

Misalnya, peserta bisa menikmati matahari terbit di Jembatan Layang Pasupati. Lalu ikon bersejarah Asia Afrika, Braga, dan tentunya Gedung Sate. Selain itu, peserta melewati daerah-daerah yang disukai pelancong, misalnya pusat factory outlet di Bandung.

(Baca juga: Melanie Putria Dapat Banyak Bonus dari Lari Maraton)

Kegiatan yang berlangsung pukul 05.00-12.00 WIB ini, melewati rute Jalan Diponegoro-Pusdai-Surapati-sepanjang jalan Pasupati sampai Pasteur-Supratman-Kiara Condong-Jembatan Antapani-Jendral Gatot Subroto-Pelajar Perjuangan 45-BKR-Asia Afrika-Braga-Pasir Kaliki-Wastu Kencana-Ir H Djuanda dan sepanjang jalan Riau.

Dari pantauan, para peserta sudah berdatangan di Gedung Sate, sebagai lokasi garis start kegiatan ini. Setelah melakukan berbagai persiapan, mereka pun mulai berlari.

Kegiatan ini juga diikuti sejumlah selebriti dan atlet lari, di antaranya Agus Prayogo dan Jennifer Bachdim. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keluarga Pasien PDP Covid-19 di Makassar Ngamuk karena Ingin Kebumikan Sendiri Almarhum

Keluarga Pasien PDP Covid-19 di Makassar Ngamuk karena Ingin Kebumikan Sendiri Almarhum

Regional
8 dari 10 Pasien Positif Covid-19 di Lamongan Merupakan Peserta Pelatihan Petugas Haji di Surabaya

8 dari 10 Pasien Positif Covid-19 di Lamongan Merupakan Peserta Pelatihan Petugas Haji di Surabaya

Regional
UPDATE 5 April: 30 Pasien Positif Covid-19 di Jatim Sembuh, ODP 10.116 Orang

UPDATE 5 April: 30 Pasien Positif Covid-19 di Jatim Sembuh, ODP 10.116 Orang

Regional
Kisah Penyelamatan Anak Macan Tutul Terjebak di Peternakan Ayam, Kelaparan dan Gigit Sepatu Boots

Kisah Penyelamatan Anak Macan Tutul Terjebak di Peternakan Ayam, Kelaparan dan Gigit Sepatu Boots

Regional
Kekurangan APD, Perawat Terpaksa Tanyakan Kebutuhan Pasien Covid-19 via Grup WhatsApp

Kekurangan APD, Perawat Terpaksa Tanyakan Kebutuhan Pasien Covid-19 via Grup WhatsApp

Regional
Seorang PDP Corona di Kota Jayapura Papua Meninggal Dunia

Seorang PDP Corona di Kota Jayapura Papua Meninggal Dunia

Regional
Hadapi Puncak Pandemi Covid-19, Kang Emil Resmikan RSUD di Pangandaran Lewat Video Conference

Hadapi Puncak Pandemi Covid-19, Kang Emil Resmikan RSUD di Pangandaran Lewat Video Conference

Regional
Kisah Perawat Tangani Pasien Covid-19, Dikucilkan karena Dituduh Tularkan Virus, Bahkan Tak Bisa Peluk Anak

Kisah Perawat Tangani Pasien Covid-19, Dikucilkan karena Dituduh Tularkan Virus, Bahkan Tak Bisa Peluk Anak

Regional
[POPULER NUSANTARA] Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Pembina Pramuka | PDP Hamil Meninggal Usai Keluhkan Layanan RS

[POPULER NUSANTARA] Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Pembina Pramuka | PDP Hamil Meninggal Usai Keluhkan Layanan RS

Regional
Fakta PDP Hamil Meninggal, Sebelumnya Sempat Keluhkan Layanan di RSUD via Facebook

Fakta PDP Hamil Meninggal, Sebelumnya Sempat Keluhkan Layanan di RSUD via Facebook

Regional
Bubarkan Kerumunan Saat Wabah Corona, Kepala Kampung Malah Kena Jotos, Pelaku Diancam 2 Tahun Penjara

Bubarkan Kerumunan Saat Wabah Corona, Kepala Kampung Malah Kena Jotos, Pelaku Diancam 2 Tahun Penjara

Regional
Ini Sederet Alasan Warga di Berbagai Daerah Tolak Pemakaman Jenazah Korban Corona, Apa Saja?

Ini Sederet Alasan Warga di Berbagai Daerah Tolak Pemakaman Jenazah Korban Corona, Apa Saja?

Regional
Fakta Oknum Pembina Pramuka Bunuh dan Perkosa Siswi SMP, Sudah Direncanakan hingga Ditangkap Polisi

Fakta Oknum Pembina Pramuka Bunuh dan Perkosa Siswi SMP, Sudah Direncanakan hingga Ditangkap Polisi

Regional
Duduk Perkara Oknum Pembina Pramuka Bunuh dan Perkosa Siswi SMP, Berawal dari Menaksir Korban

Duduk Perkara Oknum Pembina Pramuka Bunuh dan Perkosa Siswi SMP, Berawal dari Menaksir Korban

Regional
Sederet Fakta Oknum Pembina Pramuka Bunuh dan Perkosa Siswi SMP, Naksir Korban dan Bohongi Latihan di Tengah Libur Corona

Sederet Fakta Oknum Pembina Pramuka Bunuh dan Perkosa Siswi SMP, Naksir Korban dan Bohongi Latihan di Tengah Libur Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X