Anggaran Pilkada Serentak di Kota Sukabumi Diperkirakan Rp 25 Miliar

Kompas.com - 28/07/2017, 16:44 WIB
Wali Kota Sukabumi, Mohamad Muraz (kiri) menyerahkan dokumen NPHD kepada Ketua KPUD Kota Sukabumi, Hamzah di Balai Kota Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (28/7/2017). KOMPAS.com/BudiyantoWali Kota Sukabumi, Mohamad Muraz (kiri) menyerahkan dokumen NPHD kepada Ketua KPUD Kota Sukabumi, Hamzah di Balai Kota Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (28/7/2017).
|
EditorReni Susanti

SUKABUMI, KOMPAS.com - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2018 di Kota Sukabumi, Jawa Barat, diperkirakan akan menelan anggaran Rp 25 miliar. Anggaran tersebut di antaranya dialokasikan untuk KPU, Panwas, dan keamanan.

"Perkiraan dana Pemilukada 2018 nanti bisa mencapai Rp 25 miliar," ujar Wali Kota Sukabumi, Mohamad Muraz seusai penandatanganan dokumen Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) di Balai Kota Sukabumi, Jumat (28/7/2017).

Pada dokumen NPHD, Pemkot Sukabumi menghibahkan anggaran untuk pelaksanaan pilkada serentak 2018 ke KPUD Sukabumi sebesar Rp 15,2 miliar. Anggaran tersebut berasal dari APBD 2017 sebesar Rp 10 miliar dan APBD 2018 Rp 5,2 miliar.

"Penyerahan diberikan tiga tahapan. Sekarang biaya sosialisasi, dan lainnya, Oktober untuk pengadaan barang. Dan tahun 2018 untuk pelaksanaan Pemilukada," jelas dia.

(Baca juga: Pengamat: Pilkada Jabar Bakal Jadi Perang Bintang)

Sedangkan anggaran untuk Panwas, keamanan dan biaya pelantikan akan dirumuskan kemudian.

Ketua KPUD Kota Sukabumi, Hamzah mengatakan, anggaran Rp 15,2 miliar, akan dicarkan melalui tiga tahap. "Anggaran terbesar untuk belanja pegawai dan belanja alat peraga kampanye, pengadaan surat suara serta peralatan TPS," kata Hamzah.

2018 nanti, sambung Hamzah, ada dua pemilihan di Sukabumi yakni Pilkada Kota Sukabumi dan Pilkada Jabar. Untuk kegiatan tersebut akan digunakan anggaran gabungan dari hibah Pemkot Sukabumi dan bantuan Pemprov Jabar.

"Untuk anggaran dari Provinsi Jawa Barat , kami mendapatkan bantuan sebesar Rp 7 miliar," tutupnya.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Usulkan Penderita Diabetes dan Hipertensi Pakai Gelang Khusus

Ganjar Usulkan Penderita Diabetes dan Hipertensi Pakai Gelang Khusus

Regional
Hujan Deras di Kawasan Puncak Bogor, Depan Mapolsek Megamendung Sempat Terendam

Hujan Deras di Kawasan Puncak Bogor, Depan Mapolsek Megamendung Sempat Terendam

Regional
15 Tenaga Medis RSUD Madiun Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Rekan Kerja

15 Tenaga Medis RSUD Madiun Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Rekan Kerja

Regional
Gubernur Sulsel soal Pilkada di Tengah Pandemi: Kita Harap Tak Ada Klaster Baru

Gubernur Sulsel soal Pilkada di Tengah Pandemi: Kita Harap Tak Ada Klaster Baru

Regional
Buat Obat Kumur dari Daun Kelor, 3 Siswi Raih Medali di Kompetisi Internasional

Buat Obat Kumur dari Daun Kelor, 3 Siswi Raih Medali di Kompetisi Internasional

Regional
Kembali Berulah, 2 Napi Asimilasi Lapas Pati Terancam Dijebloskan ke Nusakambangan

Kembali Berulah, 2 Napi Asimilasi Lapas Pati Terancam Dijebloskan ke Nusakambangan

Regional
Banjir Bandang Landa Cicurug Sukabumi, 12 Rumah Hanyut, 85 Terendam

Banjir Bandang Landa Cicurug Sukabumi, 12 Rumah Hanyut, 85 Terendam

Regional
Peserta Balap Lari Liar di Solo Diancam Hukuman Membersihkan Sungai

Peserta Balap Lari Liar di Solo Diancam Hukuman Membersihkan Sungai

Regional
Cianjur Punya Tim Khusus Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan, Ini Tugasnya

Cianjur Punya Tim Khusus Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan, Ini Tugasnya

Regional
Guru Positif Corona di Jepara Meninggal, Sekolah ditutup dan Digelar Swab Massal

Guru Positif Corona di Jepara Meninggal, Sekolah ditutup dan Digelar Swab Massal

Regional
25 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 di Solo

25 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 di Solo

Regional
Permohonan Jerinx untuk Ganti Majelis Hakim Ditolak

Permohonan Jerinx untuk Ganti Majelis Hakim Ditolak

Regional
Respons Gibran dan Calon Lawannya soal Desakan Penundaan Pilkada

Respons Gibran dan Calon Lawannya soal Desakan Penundaan Pilkada

Regional
Wabah Belum Berakhir, Tempat Hiburan Malam di Makassar Sudah Kembali Buka

Wabah Belum Berakhir, Tempat Hiburan Malam di Makassar Sudah Kembali Buka

Regional
Banjir Bandang Terjang Cicurug Sukabumi, 2 Warga Dilaporkan Hanyut

Banjir Bandang Terjang Cicurug Sukabumi, 2 Warga Dilaporkan Hanyut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X