Belajar di Tenda Darurat, Lima Siswa SMAN 30 Garut Pingsan

Kompas.com - 24/07/2017, 16:30 WIB
Siswa SMAN 30 Garut di Kecamatan Cihurip menagih janji Gubernur Jawa Barat untuk perbaikan ruang kelas di sekolah mereka yang semuanya ambruk disapu angin puting beliung pada bulan April lalu Kompas.com/Ari Maulana KarangSiswa SMAN 30 Garut di Kecamatan Cihurip menagih janji Gubernur Jawa Barat untuk perbaikan ruang kelas di sekolah mereka yang semuanya ambruk disapu angin puting beliung pada bulan April lalu
|
EditorReni Susanti

GARUT, KOMPAS.com - Diduga karena kepanasan saat belajar di dalam tenda darurat, lima siswa SMAN 30 Garut, di Kecamatan Cihurip, pingsan saat mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM), Senin (24/7/2017).

Deni Sahay, salah seorang guru SMAN 30 Garut mengatakan, kelima siswa yang pingsan adalah tiga orang dari kelas X, dan dua orang dari kelas XI. Kejadian ini sempat membuat KBM terganggu, namun setelah itu berjalan normal seperti biasa.

"Saya khawatir dengan kondisi siswa jika sampai berlama-lama belajar di dalam tenda darurat yang panas," ujarnya, Senin (24/7/2017).

Setiap hari, sambung Deni, para siswa belajar di sekolah dengan tenda darurat sebagai ruang kelas sampai pukul 14.45 WIB. Memasuki siang hari, biasanya cuaca panas terasa hingga ke dalam tenda. Hal ini sangat mengganggu konsentrasi siswa saat belajar. 

(Baca juga: Hari Pertama Sekolah, Siswa SMAN 30 Garut Demo Tagih Janji Gubernur Jabar)

Siswa SMAN 30 Garut, sudah empat bulan ini belajar di tenda darurat. Sebanyak tiga ruang kelas yang mereka gunakan hancur disapu angin puting beliung. Mereka sempat berunjuk rasa menuntut perbaikan sekolah di hari pertama masuk sekolah.

Dalam aksinya, mereka menagih janji Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Heryawan berjanji akan membangun sekolah mereka yang rusak akibat bencana alam.

Saat ini, KBM lima rombongan belajar di SMAN 30 Garut dilakukan di dua tenda darurat bantuan BPBD Provinsi Jawa Barat. Selain belajar di tenda darurat, sebagian siswa belajar di di ruangan guru yang selamat dari sapuan angin puting beliung. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X