Kompas.com - 21/07/2017, 19:36 WIB
Kompas TV Saat disambangi, nenek yang bernama Suparni ternyata masih produktif dalam bekerja.

“Saya sama Riyan sejak duduk di kelas tiga. Dia rajin, baik, dan mandiri. Setiap sore sampai malam dia berdagang ketoprak sejak 2010 masih berdagang sampai sebelum meninggal. Seluruh kebutuhan hidupnya, dia penuhi dari jerih payah sendiri, termasuk beli motor, dan juga biaya kebutuhan pernikahan,” kenang Ita.

Ita dan Riyan sudah siap menikah yang akan digelar pada 28 Agustus di rumah Riyan, dan 3 September mendatang di rumah Ita.

Keduanya sudah mempersiapkan seluruh kebutuhan pernikahan sejak mahar, seserahan, hingga sudah mencetak sekitar 1.500 lembar undangan.

Namun, seluruh upaya untuk momen bahagia di hidup keduanya batal.

Baca juga: Kisah Bocah Selfi Sendirian Urus Kakeknya yang Lumpuh

Kepergian Riyan seolah pukulan kesedihan kedua setelah, Nasiah, ibu kandungnya meninggal dunia karena sakit dua minggu sebelumnya.

Dia terus merasa sangat terpukul dan tidak tahu harus berbuat apa. Bahkan tugas akhir kuliahnya, skripsi dan lain sebagainya, terpaksa dilupakannya sementara ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Pastinya (pengerjaan skripsi) terganggu mas. Ibu saya meninggal, sekarang calon suami,” ucap Ita yang merupakan mahasiswi Fakultas Keguruan, Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati).

Meski Riyan sudah tidak ada, Ita masih tetap dan terus menjadlin hubungan dengan keluarganya. Dia membantu seluruh kebutuhan di rumah termasuk tahlilan, dan lainnya.

Sementara itu, Zakaria, bapak kandung Riyan juga merasa sangat kehilangan anak pertamanya. Dia membandingkan foto Riyan yang masih segar bugar, sehat, dengan foto yang baru saja pulang pasca penganiayaan. Dia merasa sangat tidak terima dengan perlakuan yang dialami Riyan.

“Dia mau menikah, sudah siap semua, dan ternyata begini nasibnya. Saya sangat terpukul sekali, bahkan kalau dibilang ga terima, ya enggak terima, cuman ya …,” ucap Zakaria.

Dia mengaku tak kuasa melihat anaknya sampai rumah dalam kondisi luka parah, ibunya pun sejak meninggal hingga skarang masih terus menangis,katanya saat ditemui Kamis, (20/7/2017).

Zakaria menuntut keadilan untuk Riyan Hardiyansyah, meski berusaha telah mengihklaskan kepergian Riyan. “Kalau urusan dunia harus dijalankan sesuai hukum dunia. Kalau kematian itu urusan akhirat,” kata Zakaria.

Baca juga: Kisah Widiyanti Penjaja Sayur Temukan Segepok Uang di Bawah Lampu Merah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.