Kompas.com - 21/07/2017, 19:36 WIB
Ita Warna Asih (22) calon istri korban meninggal dunia berusaha tegar dan sabar, saat ditemui di rumah Riyan di Desa Kasugenang Kidul, Kecamatan Depok Kabupaten Cirebon, Jumat (21/72017). Ita juga harus menahan kesedihan lantaran ibu kandungnya yang juga telah meninggal dunia dua minggu lalu, karena sakit. KOMPAS.com/ Muhamad Syahri RomdhonIta Warna Asih (22) calon istri korban meninggal dunia berusaha tegar dan sabar, saat ditemui di rumah Riyan di Desa Kasugenang Kidul, Kecamatan Depok Kabupaten Cirebon, Jumat (21/72017). Ita juga harus menahan kesedihan lantaran ibu kandungnya yang juga telah meninggal dunia dua minggu lalu, karena sakit.

CIREBON, KOMPAS.com – Kematian Riyan Hardiyansyah korban penganiayaan awak bus di Cirebon, membawa duka dalam bagi kedua orang tua dan juga Ita Warna Asih, calon istri korban. Pernikahan yang sudah mereka siapkan pun urung dilakukan.

Ita yang baru saja kehilangan ibu kandungnya, harus mengikhlaskan kepergian calon pendampingnya.

Duka itu tampak pada wajah Ita saat ditemui sejumlah awak media di rumah Riyan, Desa Kasugengan Kidul, Kecamatan Depok, Cirebon, Jumat (21/7/2017).

Dia terlihat sedih dan murung meski sejumlah saudara, teman, dan rekan sejawatnya datang untuk menemani dan menenangkannya. Mereka juga menyampaikan rasa turut prihatin dan bela sungkawa.

“Baru ditinggal ibu kandung sendiri, sekarang calon suami. Perasaan saya sangat terpukul, tapi ya mau berbuat apalagi, cuman bisa belajar ikhlas, menerima lapang dada,” kata Ita.

Riyan sendiri tewas setelah dianiaya sejumlah awak bus Bhineka sebagai buntut adu salip di jalur pantura. (Baca: Buntut Adu Salip, Seorang Pemuda Tewas Dianiaya Awak Bus)

Ita mengaku sudah dianggap sebagai anak sendiri oleh orangtua dan keluarga korban. Kabar kematian Riyan pun didengarnya dari adik korban, Selasa siang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat itu, Ita langsung ke ruman sakit, dan dokter menyampaikan, agar berusaha mengikhlaskan calon suaminya karena mengalami luka parah di bagian leher dan kepala.

Ita bercerita, dia bersama Riyan sudah menjalin hubungan selama tujuh tahun, sejak duduk di bangku kelas tiga Sekolah Menengah Atas di tahun 2010.

Riyan dikenal sebagai pemuda baik, rajin, mandiri, tak pernah cari masalah, dan selalu berusaha memberikan yang terbaik.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Regional
Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.