Soal Anggota HTI di UGM, Ini Kata Rektor

Kompas.com - 21/07/2017, 15:41 WIB
Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof Ir Panut Mulyono, di Hotel Inna Garuda, Jalan Malioboro, Kota Bandung, Jumat (21/7/2017) KOMPAS.com/Teuku Muh Guci SRektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof Ir Panut Mulyono, di Hotel Inna Garuda, Jalan Malioboro, Kota Bandung, Jumat (21/7/2017)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Rektor Universitas Gadjah Mada ( UGM), Prof Ir Panut Mulyono, mengaku belum mendapatkan informasi soal karyawan dan dosen yang menjadi anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Namun, kata dia, tak menutup kemungkinan di UGM terdapat karyawan atau dosen yang menjadi anggota HTI.

"Saya belum punya (data), cuman kabar itu iya (ada). Belum tahu (jumlahnya)," ujar Panut usai menghadiri rapat kerja pengendalian pembangunan daerah triwulan II 2017 di Hotel Inna Garuda, Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, Jumat (21/7/2017).

Panut pun menyatakan belum akan mengambil langkah terhadap eks anggota HTI tersebut setelah organisasi dibubarkan pemerintah beberapa hari yang lalu itu.

Baca juga: Polda Jabar Bakal Bubarkan Kegiatan HTI di Ruang Publik

Pihaknya kini tengah mencari cara dan solusi untuk merangkul eks anggota HTI supaya tidak mengikuti organisasi serupa di kemudian hari.

"Di lampus kan biasanya dengan persuasif, kami undang dan bicara-bicara," ujar Panut.

Menurut dia, di UGM sendiri terdapat lembaga yang bertugas di bidang etik. Namun ia belum bisa menentukan apakah lembaga tersebut yang akan bertugas untuk merangkul mereka.

"Ya kita lihat nanti, karena kode etik itu kaintannya soal etika atau disiplin," ucap Panut.

Dia menambahkan, pihaknya juga menunggu arahan dan petunjuk dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia soal adanya karyawan dan dosen perguruan tinggi terlibat di HTI.

Pada prinsipnya, kata dia, UGM selalu mengikuti ketentuan dari kementerian dan tindakan yang dilakukan di universitas itu harus prosedural. "Sehingga tidak ada hal yang menjadi tidak baik. Mudah-mudahan semuanya bisa baik," kata Panut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta 2 Anggota TNI Adu Jotos dengan Polisi, Dipicu Salah Paham di Jalan

Fakta 2 Anggota TNI Adu Jotos dengan Polisi, Dipicu Salah Paham di Jalan

Regional
Selamat Berpulang Mas Djaduk...

Selamat Berpulang Mas Djaduk...

Regional
Pemerintah Daerah Ini Sediakan WiFi Gratis 24 Jam Bagi Pendaftar CPNS

Pemerintah Daerah Ini Sediakan WiFi Gratis 24 Jam Bagi Pendaftar CPNS

Regional
APBD Jateng 2020 Disahkan Sebesar Rp 28,3 Triliun

APBD Jateng 2020 Disahkan Sebesar Rp 28,3 Triliun

Regional
Trans Jateng Diprotes Awak Mikrobus di Purbalingga, Begini Respons Pemprov

Trans Jateng Diprotes Awak Mikrobus di Purbalingga, Begini Respons Pemprov

Regional
Hujan dan Angin Kencang di Banyuasin, 83 Rumah Rusak

Hujan dan Angin Kencang di Banyuasin, 83 Rumah Rusak

Regional
Pelaku Penggelapan Dana Nasabah BNI Ambon Kirim Toyota Alphard ke Temannya di Surabaya

Pelaku Penggelapan Dana Nasabah BNI Ambon Kirim Toyota Alphard ke Temannya di Surabaya

Regional
Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Lukai 6 Orang, Ini Nama-namanya

Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Lukai 6 Orang, Ini Nama-namanya

Regional
Sungai Anyar di Solo Tercemar Limbah Detergen

Sungai Anyar di Solo Tercemar Limbah Detergen

Regional
Nasib Warga di Daerah Rawan Bencana di Sukabumi Tunggu Hasil Kajian Badan Geologi

Nasib Warga di Daerah Rawan Bencana di Sukabumi Tunggu Hasil Kajian Badan Geologi

Regional
Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Seluruh Driver Ojol yang Masuk ke Mapolresta Samarinda Diperiksa

Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Seluruh Driver Ojol yang Masuk ke Mapolresta Samarinda Diperiksa

Regional
Sosok Djaduk Ferianto di Mata Dewa Budjana, Juki Kill The DJ, hingga Syaharani

Sosok Djaduk Ferianto di Mata Dewa Budjana, Juki Kill The DJ, hingga Syaharani

Regional
Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Linmas di Surabaya Dilengkapi Rompi Anti-Peluru

Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Linmas di Surabaya Dilengkapi Rompi Anti-Peluru

Regional
Pendaftar CPNS di Jatim Capai 2.362, Tertinggi Ketiga Nasional

Pendaftar CPNS di Jatim Capai 2.362, Tertinggi Ketiga Nasional

Regional
8 Kabupaten Kota di Jabar Rawan Pelanggaran Pilkada, Mana Saja?

8 Kabupaten Kota di Jabar Rawan Pelanggaran Pilkada, Mana Saja?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X