Kompas.com - 19/07/2017, 21:45 WIB
Mayat bayi malang itu ditemukan dalam kantong keresek hitam di bawah Jembatan Merah Putih pada Rabu (19/7/2017) KOMPAS.com/Rahmat Rahman PattyMayat bayi malang itu ditemukan dalam kantong keresek hitam di bawah Jembatan Merah Putih pada Rabu (19/7/2017)
|
EditorErlangga Djumena

AMBON,KOMPAS.com - Sesosok mayat bayi laki-laki ditemukan dibawah Jembatan Merah Putih di kawasan Desa Galala, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Rabu (19/7/2017). Saat ditemukan mayat bayi berada dalam tas keresek hitam dan dibungkus dengan kain sarung warna merah.

Kapolsek Sirimau, AKP Meity Jacobus mengatakan, jasad bayi malang itu pertama kali ditemukan oleh seorang pegawai swasta bernama Dullah Salakula sekitar pukul 11.00 WIT. Penemuan itu lantas dilaporkan kepada seorang anggota Reskrimum Polda Maluku.

“Saat berada di lokasi kejadian, saksi mencium bau tidak sedap dia lalu mencari tahu bau tersebut dan ternyata dia menemukana dan sesosok mayat bayi,”ujar Meity kepada wartawan, Rabu (19/7/2017).

Baca juga: Curi Jasad Bayi dari Kuburan dan Memutilasi, Seorang Wanita Ditangkap

Menurut dia, polisi yang datang ke lokasi kejadian langsung melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari hasil oleh TKP yang dilakukan, bayi tersebut diduga telah mati sejak tiga hari lalu, sebab kondisi jasad bayi sudah tidak utuh lagi dan mengeluarkan bau tidak sedap.

“Usia bayi sekitar satu bulan. Kemungkinan bayinya sudah meninggal sekitar tiga hari lalu. Kondisi jasad bayi juga sudah rusak,” katanya.

Untuk kepentingan penyelidikan kata Meity, jasad bayi itu langsung dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Ambon untuk diotopsi.

Dia menduga bayi malang itu sengaja dibuang oleh orang tuanya di kawasan tersebut. “Kita masih menyelidiki kasusnya. Namun dugaan sementara bayi itu dibuang oleh orangtuanya,” sebut dia.

Kompas TV Seorang Ibu Melahirkan di Atas Pesawat Batik Air
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.