Bupati Pamekasan Kaget Halaman Kantornya Dijadikan Tempat Mesum

Kompas.com - 19/07/2017, 13:26 WIB
Bupati Pamekasan Achmad Syafii akan menyikapi adegan video mesum di kantor Pemda bersama dengan Forkopimda, MUI dan pimpinan Ormas Islam. Kode Penulis : KOMPAS.com/TaufiqurrahmanBupati Pamekasan Achmad Syafii akan menyikapi adegan video mesum di kantor Pemda bersama dengan Forkopimda, MUI dan pimpinan Ormas Islam.
|
EditorFarid Assifa

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Video adegan mesum di depan kantor Dinas Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Pemkab Pamekasan yang dilakukan oleh Abdussalam, warga Desa Dasok, Kecamatan Pademawu dan perempuan berinisial ADS asal Desa Pademawu Timur, dianggap melecehkan institusi Pemkab Pamekasan.

Pelaku juga dianggap sudah merusak citra Kabupaten Pamekasan sebagai daerah yang dikenal dengan sebutan Gerakan Pembangunan Masyarakat Islami (Berbangsalam).

Baca juga: Beradegan Mesum di Depan Kantor Pemda, Pria Ini Ditahan

Hal ini disampaikan Bupati Pamekasan Achmad Syafii. Syafii mengaku kaget ketika pertama kali mendapat kiriman video dari salah satu tokoh masyarakat Pamekasan karena kejadiannya dilakukan di depan kantor Pemkab Pamekasan.

"Saya sempat shock melihat hasil rekamannya. Untuk menyikapinya, akan kami kumpulkan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pamekasan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pimpinan organisasi masyarakat Islam Pamekasan untuk segera mengambil keputusan," kata Achmad Syafii, Rabu (19/7/2017).

Syafii menambahkan, salah satu langkah yang akan ditempuh di antaranya proses hukum. Namun hal ini masih menunggu hasil pertemuan yang akan dilakukan secepatnya.

Syafii tidak cepat mengambil langkah karena saat pertama kali menerima kiriman video, karena dirinya masih di luar kota.

Sedangkan Polres Pamekasan sudah melakukan tindakan penahanan kepada Abdussalam, pelaku adegan mesum dalam video berdurasi tujuh detik tersebut. Abdussalam langsung ditahan di Polres Pamekasan pada Senin (17/7/2017) malam.

Baca juga: Diduga hendak Berbuat Mesum di Mobil, Dua Remaja Diamankan

Abdussalam ditangkap di rumahnya karena beberapa kali mangkir dari panggilan penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Pamekasan.

Abdussalam dijerat dengan pasal 10 jo pasal 36 Undang-undang RI nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi, jo pasal 55 ayat 1 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun dan atau denda paling banyak Rp 5 miliar.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Jadi Tersangka | Polisi Bubarkan Acara KAMI

[POPULER NUSANTARA] Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Jadi Tersangka | Polisi Bubarkan Acara KAMI

Regional
Perluasan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Telan Anggaran Rp 2,6 Triliun

Perluasan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Telan Anggaran Rp 2,6 Triliun

Regional
Pemkot Pontianak Mulai Batasi Aktivitas Warga pada Malam Hari

Pemkot Pontianak Mulai Batasi Aktivitas Warga pada Malam Hari

Regional
Fakta Bocah 10 Tahun Dibunuh lalu Diperkosa, Pelaku Ternyata Masih Ada Hubungan Keluarga dengan Korban

Fakta Bocah 10 Tahun Dibunuh lalu Diperkosa, Pelaku Ternyata Masih Ada Hubungan Keluarga dengan Korban

Regional
Curhat Nakes Terpapar Covid-19 yang Bikin Gugus Tugas Syok: Bersihkan Tempat Tidur hingga Beli Vitamin Sendiri

Curhat Nakes Terpapar Covid-19 yang Bikin Gugus Tugas Syok: Bersihkan Tempat Tidur hingga Beli Vitamin Sendiri

Regional
Jejak Hewan Liar di Jalur Pendakian Semeru, Macan Tutul Jawa atau Anjing Hutan?

Jejak Hewan Liar di Jalur Pendakian Semeru, Macan Tutul Jawa atau Anjing Hutan?

Regional
Lunasi Utang Pilkada Rp 1 M, Mantan Calon Bupati Ngaku Kepepet Edarkan Uang Palsu

Lunasi Utang Pilkada Rp 1 M, Mantan Calon Bupati Ngaku Kepepet Edarkan Uang Palsu

Regional
Jadi Korban Order Fiktif, Pengemudi Ojol Dapat Ganti Rugi dari GrabFood

Jadi Korban Order Fiktif, Pengemudi Ojol Dapat Ganti Rugi dari GrabFood

Regional
Kronologi Seorang Perempuan di Makassar Dikeroyok Tetangga gegara Status Facebook, Pelaku Ditangkap

Kronologi Seorang Perempuan di Makassar Dikeroyok Tetangga gegara Status Facebook, Pelaku Ditangkap

Regional
Kasus Meningkat, RSUD Banten Kembali Dijadikan Pusat Rujukan

Kasus Meningkat, RSUD Banten Kembali Dijadikan Pusat Rujukan

Regional
Sekda DIY Sebut Tambang Liar Rugikan Daerah karena Tak Terkontrol

Sekda DIY Sebut Tambang Liar Rugikan Daerah karena Tak Terkontrol

Regional
Penderita Covid-19 di Salatiga Berasal dari Penularan Luar Daerah

Penderita Covid-19 di Salatiga Berasal dari Penularan Luar Daerah

Regional
38 Karyawan RSUP Soeradji Klaten Sembuh, 12 Orang Sudah Kembali Bekerja

38 Karyawan RSUP Soeradji Klaten Sembuh, 12 Orang Sudah Kembali Bekerja

Regional
Mayat Perempuan Tanpa Busana Mengambang di Kali Bugen Semarang

Mayat Perempuan Tanpa Busana Mengambang di Kali Bugen Semarang

Regional
Kota Kupang Berubah Jadi Zona Cokelat Covid-19, ASN Diwajibkan WFH

Kota Kupang Berubah Jadi Zona Cokelat Covid-19, ASN Diwajibkan WFH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X