Kapal yang Hanyut Diduga Karam di Tual, 17 ABK Belum Ditemukan

Kompas.com - 19/07/2017, 05:30 WIB
Puing kapal KM Muda Jaya yang ditemukan terhanyut tanpa anak buah kapal (ABK) di lepas perairan Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Jumat (14/7/2017) sekitar pukul 03.00 Wita. Kapal tersebut pertama kali ditemukan oleh kapal nelayan yang sedang mencari ikan di perairan Kabupaten wakatobi. Kompas.com / Defriatno NekePuing kapal KM Muda Jaya yang ditemukan terhanyut tanpa anak buah kapal (ABK) di lepas perairan Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Jumat (14/7/2017) sekitar pukul 03.00 Wita. Kapal tersebut pertama kali ditemukan oleh kapal nelayan yang sedang mencari ikan di perairan Kabupaten wakatobi.
|
EditorFarid Assifa

BUTON, KOMPAS.com – Misteri Kapal KM Muda Jaya III yang ditemukan tenggelam dan hanyut oleh nelayan di perairan Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Jumat (14/4/2017) lalu, akhirnya terungkap.

Perwakilan Kapal Muda Jaya, Abdul Rahman yang berada di Desa Sangia Manuru, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Wakatobi, menjelaskan, KM Muda Jaya III merupakan kapal ikan yang berlayar dari Muara Angke, Jakarta Utara, sejak 16 Juni 2017 lalu.

“Kontak terakhir tanggal 28 Juni di daerah Tual. Setelah itu kita sudah lost contact. Kita udah lapor ke tim SAR Basarnas dan Pol Airud untuk mencari ABK kapal, tapi belum ada perkembangan. Semua keluarga (ABK) sudah diberitahu,” kata Abdul Rahman, Selasa (18/7/2017).

Baca juga berita terkait: Kapal Kosong Hanyut di Perairan Wakatobi, Ditemukan 3 KTP Warga Jakarta

Ia menjelaskan, kapal KM Muda Jaya III berlayar untuk mencari cumi-cumi di daerah Dobo, Tual, Maluku Utara. Biasanya kapal tersebut berlayar selama 10 bulan, kemudian kembali lagi ke Jakarta.

“Semua anggota kapal ada 17 ABK, termasuk kapten. Kita berharap semua ABK ditemukan dalam keadaan selamat,” ujarnya.

Sementara itu, kapal KM Muda Jaya III yang saat ini sudah berada di perairan Desa Sangia Manuru mulai dibongkar dengan menggunakan alat berat. Namun setelah dibongkar, tidak ditemukan keberadaan ABK.

Pembongkaran kapal tersebut dilihat langsung perwakilan Kapal Muda Jaya, Abdul Rahman bersama Kapolres Buton AKBP Andi Herman.

“Kita harapkan korban-korban ini selamat, karena informasi kapal tersebut dilengkapi 25 pelampung. Ditemukannya tas itu, berarti (ABK) yang berada di atas kapal itu dalam posisi sulit dengan mengamankan semua barang dalam satu tas kemudian melaompat menyelamatkan diri,” ucap Andi Herman.

Baca juga: Kapal Karam di Laut Jawa, Dua ABK Selamat Setelah Berenang 32 Mil

Kompas TV Pasca-Terbakarnya Kapal di Pati, Sungai Juwana Bisa Dilewati

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1.280 Orang di Secapa AD Positif Covid-19, Ketahuan Berawal dari Ketidaksengajaan

1.280 Orang di Secapa AD Positif Covid-19, Ketahuan Berawal dari Ketidaksengajaan

Regional
Kecanduan Film Porno, Pemuda Ini Perkosa dan Bunuh Guru SD

Kecanduan Film Porno, Pemuda Ini Perkosa dan Bunuh Guru SD

Regional
Bandingkan dengan Angka Covid-19 Jawa Timur, IDI: Kalsel Tertinggi

Bandingkan dengan Angka Covid-19 Jawa Timur, IDI: Kalsel Tertinggi

Regional
Tanggapan Wali Kota soal Pontianak Catatkan Nol Kasus Covid-19

Tanggapan Wali Kota soal Pontianak Catatkan Nol Kasus Covid-19

Regional
Terjangkit Covid-19, Siswa Secapa AD: Tak Ada Keluhan, tapi Sedih Dinyatakan Positif

Terjangkit Covid-19, Siswa Secapa AD: Tak Ada Keluhan, tapi Sedih Dinyatakan Positif

Regional
Kecanduan Judi Online, Pria 40 Tahun Ini Nekat Curi Motor

Kecanduan Judi Online, Pria 40 Tahun Ini Nekat Curi Motor

Regional
Terima Bantuan Penanggulangan Covid-19, Ridwan Kamil Apresiasi Para Donatur

Terima Bantuan Penanggulangan Covid-19, Ridwan Kamil Apresiasi Para Donatur

Regional
Sedang Mengendarai Motor, Polisi Diserang hingga Tewas, Orangtua Pelaku Sempat Melerai

Sedang Mengendarai Motor, Polisi Diserang hingga Tewas, Orangtua Pelaku Sempat Melerai

Regional
Kisah Haru Anak Ketua DPRD Samarinda Gelar Akad Nikah di Samping Jenazah Ayahnya

Kisah Haru Anak Ketua DPRD Samarinda Gelar Akad Nikah di Samping Jenazah Ayahnya

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 11 Juli 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 11 Juli 2020

Regional
Pemprov Jabar Mulai Persiapkan Idul Adha di Tengah Pandemi Covid-19

Pemprov Jabar Mulai Persiapkan Idul Adha di Tengah Pandemi Covid-19

Regional
Terungkap, Ini Modus Pelaku Pembunuh Perempuan di Penginapan Palembang

Terungkap, Ini Modus Pelaku Pembunuh Perempuan di Penginapan Palembang

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 11 Juli 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 11 Juli 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 11 Juli 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 11 Juli 2020

Regional
1.262 Orang di Secapa AD Positif Covid-19, Ketahuan karena Bisul

1.262 Orang di Secapa AD Positif Covid-19, Ketahuan karena Bisul

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X