Kompas.com - 18/07/2017, 20:28 WIB
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Yusri Yunus menunjukkan barang bukti yang disita dari rumah kontrakan terduga teroris. KOMPAS.com/Putra Prima Perdana.Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Yusri Yunus menunjukkan barang bukti yang disita dari rumah kontrakan terduga teroris.
|
EditorErlangga Djumena

BANDUNG, KOMPAS.com - Densus 88 bersama Polda Jawa Barat menginterograsi YC (25), salah satu terduga teroris yang ditangkap Densus 88 pada Senin (17/7/2017) ?sekitar pukul 15.00 WIB di Kampung Sirnagalih, Desa Karya Laksana, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. 

YC diduga tergabung dalam kelompok sel baru jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dengan AW (22), pemilik bom panci rakitan yang meledak di rumah kontrakannya di Kampung Kubang Bereum, Sekejati, Buah Batu, Kota Bandung beberapa waktu lalu.

AW dan YC sempat bertemu di Telkom Ciwastra pada bulan Mei 2017 untuk melakukan aksi teror bom.

"Rencana amaliyah AW yaitu di stadion sepak bola Persib di Gede Bage atau Stadion GBLA dan kafe-kafe yang ada di jalan Braga, Kota Bandung," ujar Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Yusri Yunus melalui ponselnya, Selasa (18/7/2017).

Baca juga: Seorang Lagi Terduga Teroris Terkait Bom Panci Ditangkap

Yusri menambahkan, AW mengaku kepada YC telah memiliki bom berkekuatan tinggi untuk diledakan di beberapa lokasi yang menjadi target termasuk Stadion GBLA. 

"AW mengatakan sudah memiliki bahan bom yang sudah siap seberat 3 sampai 5 kilogram yang disimpan di rumah kontrakan Agus  di Buah Batu," ucapnya. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, AW juga mengatakan kepada YC bahwa bom yang dirakitnya bersama rekan-rekannya sudah sempurna setelah sebelumnya beberapa kali gagal meledak. 

"AW juga mengatakan sudah survei dan ujicoba bom di rumah makan di Astana Anyar Bandung, tetapi gagal karena bahan bakunya masih basah," sebut Yusri. 

Hingga saat ini, total terduga teroris terkait ledakan bom panci Buah Batu yang diduga masuk dalam sel baru jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bandung menjadi 5 orang yakni AW, K, AA, AR dan YC.

Baca juga: Rencananya, Bom Panci di Bandung akan Diledakkan pada 16 Juli 2017

Kompas TV Ia diduga terkait dengan kasus ledakan bom panci di Buah Batu, Kota Bandung.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.