Kompas.com - 18/07/2017, 19:46 WIB
Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo, ketika ditemui di Hotel Inna Garuda, Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, Selasa (18/7/2017) KOMPAS.com/Teuku Muh Guci SBupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo, ketika ditemui di Hotel Inna Garuda, Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, Selasa (18/7/2017)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo, mengatakan, wilayahnya tidak membutuhkan jalan tol. Hal itu menyusul pemerintah pusat berencana membangun sejumlah ruas tol yang akan melewati DI Yogyakarta.

Satu di antaranya tol yang menghubungkan dengan Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) dengan wilayah di luar DIY.

"Akses transportasi ke arah bandara sudah banyak," ujar Hasto kepada wartawan di Hotel Inna Garuda, Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, Selasa (18/7/2017).

Hasto mengatakan, keberadaan jalan tol juga bakal membelah wilayahnya. Hal itu menurut dia, justru bisa menghambat mobilitas masyarakat di Kulon Progo.

"Wates itu kota kecil kalau terbelah jadi repot. Ke Kalibiru misalnya, kalau diputus tol maka muternya jauh sekali," kata Hasto.

Baca juga: Sultan HB X Tolak Pembangunan Jalan Tol di Yogyakarta

Dia mengatakan, untuk infrastruktur di wilayahnya sudah ada beberapa jalur darat yang terkoneksi dengan bandara yang rampung dibangun pada 2020 itu. Antara lain Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) dengan empat jalur dan lebar 25 meter dan jalan nasional Wates-Gamping-Yogyakarta dengan enam jalur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, sebut dia, pelintasan kereta api double track dan jalan yang menghubungkan bandara dengan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang.

"Jadi (tol) bukan hal yang urgent," katanya.

Hasto menyatakan, pihaknya telah mengerjakan pelebaran JJLS yang yang tanahnya tak perlu dibebaskan. Pada 2018, kata dia, pihaknya juga akan membangun jembatan di atas Sungai Progo di muara laut sepanjang 1,4 kilometer untuk menyambung JJLS.

"Itu jalur tranpsortasi yang bisa dimanfaatkan dan biayanya lebih dari jalan tol," kata Hasto.

Meski menilai wilayahnya tak membutuhkan jalan tol, Hasto mengatakan, hal tersebut merupakan kewenangan pemerintah provinsi. Pihaknya hanya bisa mengikuti program atau kebijakan yang telah ditawarkan pemerintah provinsi maupun pusat.

"Saya mengamini policy saja apa yang dari provinsi," kata Hasto.

Kompas TV Kendaraan Dialihkan, Gerbang Tol Cikarang Utama Lancar
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.