Kompas.com - 18/07/2017, 17:43 WIB
|
EditorErlangga Djumena

KETAPANG, KOMPAS.com - Sebanyak sepuluh unit rumah toko (ruko) di komplek pasar tradisional Sentap, Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, hangus terbakar Selasa (18/7/2017) sekitar pukul 06.30 WIB.

Dalam peristiwa tersebut, dua penghuni menjadi korban mengalami luka bakar dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Fatima, Ketapang.

Kepala Sub Bidang Humas Polda Kalbar, AKP Cucu Safiudin mengungkapkan, sepuluh unit bangunan ruko berderet yang sebagian difungsikan sebagai kafe itu terdiri dari tujuh unit ruko berpenghuni dan tiga unit ruko kosong.

"Informasi sementara sumber api berasal diduga berasal dari salah satu ruko yang dihuni Mistura," ujar Cucu, Selasa (18/7/2017) sore.

Upaya pemadaman dilakukan belasan unit mobil pemadam dibantu aparat mengamankan lokasi kebakaran. "Sementara kerugian material ditaksir mencapai Rp 2 miliar," kata Cucu.

Baca juga: Mobilnya Kebakaran, Keluarga Johan Batal Berwisata

Sementara itu, salah satu warga, Rudi Sapto mengatakan, asap hitam membumbung disertai kobaran api saat peristiwa yang terjadi pada pagi hari itu.

"Sebagian penghuni yang sudah bangun sibuk menyelamatkan harta benda mereka sambil membangunkan penghuni lain yang masih terlelap," ujar Rudi.

Salah seorang korban, Deni mengungkapkan, kebakaran terjadi begitu cepat tanpa di ketahui oleh penghuni ruko.

"Saat kejadian saya dan anggota keluarga lain masih tidur dan tiba-tiba terbangun dengan kondisi kamar yang sudah gelap karena banyak asap, nafas rasanya sesak sekali,” ujar Deni.

Melihat kondisi seperti itu, Deni kemudian mencoba menyelamatkan diri dengan menerobos keluar ruko. Saat berada di luar ruko, Deni berusaha memanggil anggota keluarganya yang lain yang masih berada di dalam rumah.

"Saya panggil-panggil ibu dan adik saya rupanya masih diatas, mereka melompat dari atas karena api sudah besar bahkan ibu saya sekujur tubuhnya luka bakar sampai bajunya hangus terbakar,” ujar dia.

Akibat kebakaran tersebut, ibu dan adiknya mengalami luka bakar. Selain itu harta benda miliknya seperti tiga unit sepeda motor, televisi, kulkas, ponsel, dan surat-surat berharga turut hangus terbakar.

Kompas TV Belasan ribu hektar hutan di Kawasan Whittier, California, hangus dilalap api.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.