Kompas.com - 18/07/2017, 06:24 WIB
Polisi memeriksa dua pelaku jambret yang sempat diamuk warga di jalur alternatif pantura Cirebon, Jawa Barat, Senin malam (17/7/2017). Seorang perempuan yang menjadi korbannya pun mengalami luka setelah terlempar dari motornya yang ditendang pelaku. KOMPAS.com/ Muhamad Syahri RomdhonPolisi memeriksa dua pelaku jambret yang sempat diamuk warga di jalur alternatif pantura Cirebon, Jawa Barat, Senin malam (17/7/2017). Seorang perempuan yang menjadi korbannya pun mengalami luka setelah terlempar dari motornya yang ditendang pelaku.

CIREBON, KOMPAS.com – Seorang perempuan menjadi korban penjambretan dua orang pelaku di jalur perbatasan Kabupaten Cirebon – Kabupaten Indramayu, Senin malam (17/7/2017).

Korban mengalami luka setelah terlempar dari motornya karena ditendang pelaku.

Tadi, juragan Desa Karangreja yang ditemui di sekitar lokasi kejadian menceritakan, korban berinisial YKS sudah merasa dibuntuti sejak dari Pasar Celancang, Kecamatan Gunung Jati, Cirebon.

Baca juga: Rampas Ponsel Mahasiswi, Dua Pelaku Jambret Babak Belur Dihajar Warga

Tiba-tiba sekitar lima ratus meter selanjutnya, tepatnya di Desa Keraton, Kecamatan Suranenggala, dua pelaku berinisial IMN dan EY langsung menjambret tas korban yang berada di depan.

“Korban tuh jerit-jerit sepanjang jalan, setelah itu langsung motornya ditendang dan korban jatuh. Tepat di lokasi yang sama, beberapa warga langsung mengejar dua pelaku. Pelaku nabrak, jatuh dan langsung dimassa warga,” kata Tadi.

Tadi menambahkan, beruntung tak lama kemudian polisi datang, dan langsung mengamankan dua pelaku dari amuk warga yang marah.

Polisi membawa pelaku yang sudah babak belur. Sementara Korban menjalani perawatan medis di puskesmas setelah terlempar dari sepeda motornya. Dia juga kehilangan sejumlah barang berharga berupa uang, ponsel, surat dan dokumen penting lainnya di dalam tasnya yang sempat diambil pelaku.

Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota, AKP Galih Wardani menjelaskan, petugas yang tiba di lokasi langsung mengamankan dua pelaku dari amuk warga. Keduanya langsung dibawa ke markas polres dan menjalani pemeriksaan.

“Keduanya sudah kami amankan beserta sejumlah alat bukti, dan hingga saat ini masih kita periksa,” katanya.

Baca juga: Jambret Kalung Seorang Nenek, Dua Pemuda Babak Belur Dihajar Warga

Diduga, para pelaku memiliki jaringan lainnya yang biasa beraksi di wilayah perbatasan.

Sementara itu, usai pengobatan, korban bersama kelurga membuat laporan untuk penanganan perkara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X