Perampok Gaji PNS Rp 380 Juta Ditembak Saat Hendak Kabur via Bandara

Kompas.com - 14/07/2017, 23:19 WIB
Kasat Reskrim Polres Maluku Tenggara, AKP Izaac Risambessy Kontributor Ambon, Rahmat Rahman PattyKasat Reskrim Polres Maluku Tenggara, AKP Izaac Risambessy
|
EditorFarid Assifa

AMBON, KOMPAS.com - Tim Buru Sergap Polres Maluku Tenggara menangkap MP, pelaku perampokan gaji pegawai negeri sipil Maluku Tenggara sebesar Rp 380 juta saat pelaku hendak kabur melalui bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, Maluku Tenggara.

Pelaku ditangkap setelah dilumpuhkan dengan timah panas di bagian kakinya.

Kasat Reskrim Polres Maluku Tenggara, AKP Izaac Risambessy kepada Kompas.com saat dihubungi dari Ambon, Jumat malam (14/7/2017), mengungkapkan, penangkapan terhadap tersangka dilakukan polisi tak jauh dari kawasan bandara tersebut.

“Pelaku ditangkap pada Kamis malam (13/7/2017) sekitar pukul 19.00 WIT. Petugas telah mengeluarkan tembakan peringatan tapi tersangka tetap melawan dan hendak kabur, sehingga tersangka langsung ditembak di bagian kakinya,” kata Izaac.

Baca juga: Duel dengan Kawanan Perampok, Juragan Kuda Tewas

Menurut Izaac, tersangka saat itu berencana terbang menggunakan pesawat komersil untuk melarikan diri dari Maluku Tenggara. Namun, Tim Buser Polres Maluku Tenggara yang mengetahui rencana tersebut langsung melakukan pengejaran untuk mencegahnya keluar daerah.

Setelah dilumpuhkan, tersangka langsung dibawa ke kantor Polres Maluku Tenggara untuk menjalani proses pemeriksaan. Namun karena tersangka terus mengeram kesakitan, polisi kemudian mebawanya ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Pelaku sempat menjalani pemeriksaan di Mapolres Malra, setelah itu dia kemudian dibawa ke rumah sakit,” katanya.

Izaac menjelaskan, tersangka tercatat sudah tiga tahun menjadi DPO Polres Maluku Tenggara. Dia ditetapkan sebagai tersangka sekaligus DPO setelah terlibat dalam aksi perampokan gaji PNS kantor Kecamatan Kei Kecil Timur, Kabupaten Malra, sebesar Rp 380 juta pada awal Maret 2014 silam.

Saat itu, kata Izaac, tersangka merampas uang ratusan juta rupiah dari tangan seorang PNS di Kantor Kecamatan Kei Kecil Timur, Irfani Tarabubun.

"Dalam kasus ini, tersangka bertindak sebagai pelaku utama. Jadi memang dia sudah buron sejak lama,” katanya.

Baca juga: Gagalkan Pencurian 4 Kerbau, Warga Saling Lempar Batu dengan Perampok

Menurut Izaac, selain terlibat dalam kasus peampokan terhadap gaji PNS di Malra, pelaku juga terlibat serangkaian kasus kejahatan lainnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Regional
Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.