3 Orang Tertangkap Tangan saat Peras Kepala Sekolah

Kompas.com - 13/07/2017, 16:48 WIB
3 orang oknum yang mengatasnamakan LP-KPK yang tertangkap tangan saat memeras Kepala Sekolah SDN 43 Kota Gorontalo KOMPAS.COM/ROSYID AZHAR3 orang oknum yang mengatasnamakan LP-KPK yang tertangkap tangan saat memeras Kepala Sekolah SDN 43 Kota Gorontalo
|
EditorFarid Assifa

GORONTALO, KOMPAS.com - Tiga orang pria tertangkap tangan saat memeras kepala SDN 43 Kota Gorontalo.

Ketiga orang tersebut mengaku berasal dari Lembaga Pengawal Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP-KPK) dan LSM Merah Putih.

“Ketiganya tertangkap tangan oleh Satuan Reskrim Polres Kota Gorontalo di belakang Toko Makro saat memeras seorang kepala sekolah kemarin,” kata Kabid Humas Polda Gorontalo, AKBP Wahyu Tri Cahyono, Kamis (13/7/2017).

Baca juga: Polisi Tangkap 2 Pegawai Inspektorat OKI yang Peras Kepala Sekolah

Korban pemerasan, Fransisca Ishak, adalah kepala SDN 43 Kota Gorontalo. Ketiga oknum tersebut mengancam korban dan akan melaporkannya karena dianggap telah salah prosedur dalam pemberian sumbangan orangtua murid kepada sekolah.

Dalam aksi pemerasannya, ketiga oknum ini menggunakan mobil minibus dengan pelat nomor DM 1827 AE. Di bagian belakang kaca mobil tertulis "LP-KPK".

“Bersama tersangka, kami mengamankan barang bukti uang tunai Rp 2 juta, 3 buah ponsel dan sebuah mobil,” kata AKBP Wahyu Tri Cahyono.

Baca juga: Polisi Tangkap Tangan PNS yang Peras Pedagang di Kabupaten Wajo

Kompas TV Ketiga Pelaku Pemerasan di Kantor Gubernur Aceh Ini Dibekuk



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dampak Gempa M 5,9 Pangandaran, Puluhan Rumah di Tasik, Garut, hingga Ciamis Rusak

Dampak Gempa M 5,9 Pangandaran, Puluhan Rumah di Tasik, Garut, hingga Ciamis Rusak

Regional
Reaksi Keras Kapolda Riau Menyikapi Oknum Anggotanya Jadi Kurir Sabu 16 Kg

Reaksi Keras Kapolda Riau Menyikapi Oknum Anggotanya Jadi Kurir Sabu 16 Kg

Regional
5 Demonstran Penolak Omnibus Law Jadi Tersangka Perusakan Kantor DPRD Jember

5 Demonstran Penolak Omnibus Law Jadi Tersangka Perusakan Kantor DPRD Jember

Regional
Dulu Perwira Polisi, Kini Dipecat dan Disebut Pengkhianat Bangsa

Dulu Perwira Polisi, Kini Dipecat dan Disebut Pengkhianat Bangsa

Regional
10 Pegawai PLN Ponorogo Positif Covid-19 Setelah Menerima Tamu dari Surabaya

10 Pegawai PLN Ponorogo Positif Covid-19 Setelah Menerima Tamu dari Surabaya

Regional
Cegah Penularan Covid-19 di Pesantren dengan Protokol Kesehatan Ketat

Cegah Penularan Covid-19 di Pesantren dengan Protokol Kesehatan Ketat

Regional
Pemkot Batam Usulkan Pulau Pengalap Jadi KEK Pariwisata

Pemkot Batam Usulkan Pulau Pengalap Jadi KEK Pariwisata

Regional
Terlibat Judi, Oknum Kades Datangi Polisi dan Menyerahkan Diri

Terlibat Judi, Oknum Kades Datangi Polisi dan Menyerahkan Diri

Regional
Anggota DPRD Dibacok gara-gara Knalpot Bising Adiknya, Ini Kronologinya

Anggota DPRD Dibacok gara-gara Knalpot Bising Adiknya, Ini Kronologinya

Regional
Geger, Bayi Baru Lahir di Palembang Ditemukan di Tempat Sampah

Geger, Bayi Baru Lahir di Palembang Ditemukan di Tempat Sampah

Regional
Jalan Tol Trans Lampung Ditemukan Banyak Lubang dan Bergelombang

Jalan Tol Trans Lampung Ditemukan Banyak Lubang dan Bergelombang

Regional
Eks TKI Alami Gangguan Jiwa, Hidup dengan 4 Anaknya yang Kurang Gizi, Popok Sampai Berulat

Eks TKI Alami Gangguan Jiwa, Hidup dengan 4 Anaknya yang Kurang Gizi, Popok Sampai Berulat

Regional
Perahu Wisata Terbalik di Bendungan Cikoncang, Banten, 3 Orang Tewas

Perahu Wisata Terbalik di Bendungan Cikoncang, Banten, 3 Orang Tewas

Regional
Oknum Polisi yang Todongkan Pistol ke Pengunjung Saat Ribut di Warung Tuak Diperiksa Propam

Oknum Polisi yang Todongkan Pistol ke Pengunjung Saat Ribut di Warung Tuak Diperiksa Propam

Regional
Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Kapolda: Kita Harap Hakim Beri Hukuman Layak ke Pengkhianat Bangsa Ini

Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Kapolda: Kita Harap Hakim Beri Hukuman Layak ke Pengkhianat Bangsa Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X