Kompas.com - 13/07/2017, 15:07 WIB
|
EditorCaroline Damanik

PONTIANAK, KOMPAS.com - Aksi perampokan dengan modus menggemboskan ban mobil terjadi di Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (13/7/2017).

Korbannya seorang pegawai negeri sipil yang juga ketua sebuah koperasi perusahaan sawit berinisial YI (43), kehilangan uang sebanyak Rp 600 juta.

Kepala Polsek KP3L Dwikora Pontianak AKP Primas D Maestro mengungkapkan, peristiwa tersebut berawal ketika korban yang mengendarai mobil jenis Avanza baru saja keluar dari sebuah bank di Jalan Tanjungpura hendak menuju kantor pos di Jalan Rahadi Usman. Korban saat itu usai mengambil uang sebesar Rp 600 juta milik koperasi.

"Berdasarkan pengakuan korban, saya itu usai mengambil uang korban menuju arah Jalan Rahadi Usman. Namun saat sedang menyetir, korban menyadari ada yang tidak beres dengan ban mobilnya," ujar Primas, Kamis (13/7/2017) siang.

Primas menambahkan, korban kemudian menepikan kendaraannya dan hendak mengecek kondisi ban. Ketika melihat ban belakang kempes, korban kemudian mengeluarkan peralatan bongkar ban dengan terlebih dahulu mengecek dan menutup pintu depan mobilnya.

"Korban sempat akan mengunci pintu mobilnya, namun tidak bisa terkunci," ujarnya.

Tak lama kemudian, berdasarkan pengakuan korban, ada pengendara motor yang melintas dan menegur korban memberitahu jika ban belakangnya gembos.

"Setelah pengendara motor itu lewat dan menyapa dengan memberi tahukan ban mobilnya gembos, selang dua menit kemudian ada seseorang yang datang menawarkan bantuan untuk membantu mengganti ban yang gembos tersebut," ungkap Primas.

Setelah ban selesai di ganti, korban kemudian masuk ke mobil dan menyadari jika uang yang tersimpan di dalam tas yang ditaruh di bawah kursi sebelah sopir sudah tidak berada di tempat.

"Menyadari uang tersebut sudah tidak ada, korban kemudian langsung menuju kantor Polsek KP3L Dwikora untuk melaporkan peristiwa tersebut," ungkapnya.

Pihak Polsek kemudian menghubungi Satreskrim Polresta Pontianak untuk menindaklanjuti laporan tersebut. Saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap korban dan pria yang membantu korban mengganti ban tersebut.

"Pria yang membantu korban saat ini masih berstatus sebagai saksi dan sedang diperiksa secara mendalam di Polresta Pontianak," tutur Primas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rayakan HUT Ke-72, Pemprov Jateng Gelar Pertujukan Seni Spektakuler

Rayakan HUT Ke-72, Pemprov Jateng Gelar Pertujukan Seni Spektakuler

Regional
Bandar Lampung Segera Bangun 3 Hotel Baru, Wali Kota Eva: Dampak Positif dari Peningkatan Bisnis Penginapan

Bandar Lampung Segera Bangun 3 Hotel Baru, Wali Kota Eva: Dampak Positif dari Peningkatan Bisnis Penginapan

Regional
Jelang HUT Ke-77 RI, Wali Kota Madiun Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih Gratis

Jelang HUT Ke-77 RI, Wali Kota Madiun Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih Gratis

Regional
Jaga Keselamatan Petani, Bupati Arief Sepakat Perangi Hama Tikus Tanpa Jebakan Listrik

Jaga Keselamatan Petani, Bupati Arief Sepakat Perangi Hama Tikus Tanpa Jebakan Listrik

Regional
Awalnya Dipenuhi Sampah, Desa Pandean Kini Jadi Salah Satu Desa Wisata Terbaik Se-Indonesia

Awalnya Dipenuhi Sampah, Desa Pandean Kini Jadi Salah Satu Desa Wisata Terbaik Se-Indonesia

Regional
Gubernur Syamsuar Ungkap Dampak Positif Kebijakan Gas dan Rem Penanganan Covid-19 di Riau

Gubernur Syamsuar Ungkap Dampak Positif Kebijakan Gas dan Rem Penanganan Covid-19 di Riau

Regional
Trenggalek Gelar Festival Jaranan Ke-26, Wabup Syah Natanegara Ungkap Harapannya

Trenggalek Gelar Festival Jaranan Ke-26, Wabup Syah Natanegara Ungkap Harapannya

Regional
Resmikan Mall Vaksinasi Covid-19, Gubernur Syamsuar Harap Kesadaran Vaksin Masyarakat Riau Meningkat

Resmikan Mall Vaksinasi Covid-19, Gubernur Syamsuar Harap Kesadaran Vaksin Masyarakat Riau Meningkat

Regional
Kunker ke Unnes, Bupati Arief Ajak Rektor Fathur Diskusi Pembangunan di Blora

Kunker ke Unnes, Bupati Arief Ajak Rektor Fathur Diskusi Pembangunan di Blora

Regional
Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Regional
Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Regional
Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Regional
Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Regional
Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Regional
Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.