Kompas.com - 12/07/2017, 19:56 WIB
Sunarto (42) bersama istri, Sukinah (42) ketika ditemui di rumah kontrakannya di RT 29/9 Kampung Rejowinangun, Kelurahan Rejowinangun, Kecamatan Kotagede, Kota Yogyakarta, Rabu (12/7/2017). KOMPAS.com/Teuku Muh Guci SSunarto (42) bersama istri, Sukinah (42) ketika ditemui di rumah kontrakannya di RT 29/9 Kampung Rejowinangun, Kelurahan Rejowinangun, Kecamatan Kotagede, Kota Yogyakarta, Rabu (12/7/2017).

Beruntung, ia mendapatkan bantuan dari yayasan yang ada di Kota Yogyakarta berupa uang sebesar Rp 1 juta.

"Sudah disetorkan hari ini. Sekarang kami sedang memikirkan untuk menutupi kekurangannya," kata Sunarto.

Rela jual ginjal

Sunarto pun menyatakan akan menjual organ tubuhnya berupa ginjal untuk memenuhi biaya pendidikan anaknya tersebut. Ia rela berkorban untuk anaknya agar bisa mendapatkan pendidikan setinggi-tingginya, sehingga setelah lulus nanti bisa mandiri dengan keahlian dan kemampuannya.

"Saya pernah bilang, ginjal saya jual untuk sekolah. Anak saya harus sekolah setinggi-tingginya. Biar nanti kalau sudah lulus punya keahlian. Kalau punya modal sehingga bisa usaha sendiri," ujar Sunarto.

Sunarto pun yakin anaknya bisa membanggakan orangtuanya. Sebab putrinya juga selalu mendapatkan rangking satu dan dua selama duduk di bangku SMP. Selain itu, anaknya juga tak pernah meminta hal yang macam-macam kepada orangtuanya.

"Kalau sekolah, pakai sepeda. Sejak kecil dia juga rajin berpuasa Senin dan Kamis. Kalau tidak punya uang saku, puasa saja," kata Sunarto.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Perjuangan Witri demi Kuliah S-2, Buka Warung Lotis Kejujuran hingga Les Silat

Selain ingin menyekolahkan anaknya ke jenjang yang lebih tinggi, Sunarto ingin mempunyai usaha yang bisa memberikan penghasilan lebih atau tetap. Istrinya sempat berjualan nasi goreng bungkus, sate usus, dan gorengan yang dijual di warung atau kantin. Pendapatannya pun terbilang lumayan lantaran setiap hari bisa mengantongi laba bersih sebesar Rp 30.000.

"Sholikhah yang mengantar ke warung atau kantin. Tapi sekarang berhenti karena modalnya habis untuk biaya berobat dia yang sakit tipes," kata Sunarto yang juga memiliki keahlian menyablon di kertas dan plastik.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.