Kompas.com - 12/07/2017, 16:12 WIB
Wajah Kota Balikpapan yang kini berkembang menjadi kota besar dengan berdirinya sejumlah pusat perbelanjaan dan hotel berbintang, Senin (7/10/2013). Sejarah Kota Balikpapan tak lepas dari dimulainya eksplorasi minyak di kawasan Teluk Balikpapan pada tahun 1897 yang mengundang para pendatang sebagai pekerja atau pedagang. KOMPAS/IWAN SETIYAWANWajah Kota Balikpapan yang kini berkembang menjadi kota besar dengan berdirinya sejumlah pusat perbelanjaan dan hotel berbintang, Senin (7/10/2013). Sejarah Kota Balikpapan tak lepas dari dimulainya eksplorasi minyak di kawasan Teluk Balikpapan pada tahun 1897 yang mengundang para pendatang sebagai pekerja atau pedagang.
|
EditorFarid Assifa

SAMARINDA, KOMPAS.com - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Awang Faroek Ishak menunjuk Teluk Balikpapan sebagai kawasan pembangunan baru jika Provinsi Kaltim dipilih menjadi ibu kota Negara Indonesia menggantikan DKI Jakarta.

Kawasan tersebut merupakan daerah strategis dan aman dari bencana gempa dan banjir.

“Kita tawarkan Teluk Balikpapan, di sana aman gempa dan tentunya tidak banjir. Kita lihat ada semua di Balikpapan, jadi kita pilih Teluk Balikpapan untuk pembangunan baru,” sebutnya, Rabu (12/7/2017).

Baca juga: ?Provinsi Kaltim Siap Jadi Ibu Kota Negara Indonesia..."

Menurut dia, masih ada jutaan hektar lahan kosong di Kaltim untuk pemindahan ibu kota. Nantinya Awang akan menawarkan Kaltim melalui presentasi singkat di hadapan Presiden Joko Widodo pada kunjungan kerja Presiden RI di Balikpapan, Kamis (13/7/2017) besok.

“Kalau Presiden tidak mau di Teluk Balikpapan, saya tawarkan daerah lain. Saya nanti bawa peta, jadi Presiden bisa tunjuk mau daerah yang mana. Di mana pun tempatnya, akan kita siapkan,” tandasnya.

Awang menegaskan, semua daerah yang ditawarkan nanti merupakan lahan milik Pemprov Kaltim, sehingga tidak akan ada istilah tumpang tindih lahan atau spekulan tanah yang mahal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Pemindahan Ibu Kota, Bappenas Upayakan Tak Ada Pembebasan Lahan

Disinggung luas kawasan yang ditawarkan nanti, Awang menegaskan berapa pun luas yang diminta pemerintah akan dia berikan.

Jonggon kasih berapa? Kalau kita berapa pun yang diminta kita kasih. Yang jelas kita bisa lebih unggul dari daerah lainnya. Silakan Bappenas dan DPR RI turunkan tim untuk uji kelayakan di Kaltim,” pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.