Diduga gara-gara Hirup Bau Pertamax, Petugas Kebersihan SPBU Tewas

Kompas.com - 11/07/2017, 12:48 WIB
Ilustrasi THINKSTOCKIlustrasi
EditorCaroline Damanik

MARTAPURA, KOMPAS.com - Suasana duka menyelimuti kediaman Eka Lana Sudarmawan atau akrab disapa Wawan di RT 3 Desa Sungai Tabuk Keramat, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Senin (10/7/2017) siang.

Keluarga seolah masih tidak percaya ditinggal pergi Wawan secara mendadak.

Wawan yang semula terlihat sehat oleh keluarganya dan bertolak kerja ke sebuah SPBU di kawasan Jalan Gubernur Syarkawi, Gambut, Minggu (9/7/2017) pagi, tiba-tiba ambruk dan meninggal dunia di tempat kerjanya.

Informasi diperoleh, pemuda berusia 21 tahun yang menjadi petugas kebersihan atau cleaning service tersebut semula membersihkan lubang atau ventilasi tangki BBM di tempat kerjanya.

Dia kemudian melanjutkan pekerjaannya membersihkan lubang ventilasi tangki penyimpanan bawah tanah Pertamax.

Namun belum selesai ia menunaikan pekerjaannya tersebut, tiba-tiba Wawan ditemukan para rekannya ambruk. Napas Wawan juga sempat tersengal-sengal, sebelum akhirnya, tak lagi sadarkan.

(Baca juga: Baru Isi BBM, Suzuki Carry yang Dimodifikasi Meledak di SPBU)

Rekan kerjanya yang mendapati hal itu, langsung bergegas membawa Wawan menuju Puskemas Sungaitabuk. Tapi, sampai di puskesmas, Wawan sudah dalam kondisi meninggal dunia.

"Dugaan sih, katanya lantaran terhirup bau pekat Pertamax," ujar Meneng, seorang warga Gambut.

Saat dikonfirmasi terkait meninggalnya seorang petugas di SPBU, Kapolsek Gambut AKP Sakun membenarkannya.

Menurut dia, tak ada tanda-tanda kekerasan atau pun lawan korban saat melakukan visum serta olah tempat kejadian perkara di SPBU kawasan Jalan Gubernur Syarkawi Kelurahan Gambut tersebut.

Dugaan sementara, penyebab meninggal dunia tersebut lantaran korban menghirup bau menyengat dari Pertamax.

"Betul, namun lantaran atas permintaan pihak keluarga yang menolak dilakukan autopsi, kini korban pun sudah dibawa pulang dan dimakamkan keluarganya," ungkapnya.

Berita ini telah tayang di Tribunnews.com, Selasa (11/7/2017), dengan judul: Wawan Tewas Diduga karena Hirup Bau Pertamax, Begini Kisahnya

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSBB Tangerang Raya Diperpanjang, Belajar di Rumah Sampai 15 Juni

PSBB Tangerang Raya Diperpanjang, Belajar di Rumah Sampai 15 Juni

Regional
Kronologi Suami Istri Tewas Tertabrak Mobil Saat Hendak Ber-Lebaran

Kronologi Suami Istri Tewas Tertabrak Mobil Saat Hendak Ber-Lebaran

Regional
PSBB Tangerang Raya Diperpanjang, tapi Rumah Ibadah Mulai Dibuka

PSBB Tangerang Raya Diperpanjang, tapi Rumah Ibadah Mulai Dibuka

Regional
Mengaku Kelaparan, Kakek 61 Tahun Curi Kopi hingga Semir Sepatu di Minimarket

Mengaku Kelaparan, Kakek 61 Tahun Curi Kopi hingga Semir Sepatu di Minimarket

Regional
Seorang Ayah Setubuhi 2 Anak Tirinya hingga Hamil, Terbongkar Saat Ditanya Nenek

Seorang Ayah Setubuhi 2 Anak Tirinya hingga Hamil, Terbongkar Saat Ditanya Nenek

Regional
Bebas dari Penjara, Napi Asimilasi Perkosa Anak Calon Istrinya

Bebas dari Penjara, Napi Asimilasi Perkosa Anak Calon Istrinya

Regional
Terungkap Pabrik Miras Palsu Bermerek Impor di Bandung Barat

Terungkap Pabrik Miras Palsu Bermerek Impor di Bandung Barat

Regional
Saat Para Pemuda Antar Ketupat untuk Tenaga Medis Covid-19: Biar Mereka Ikut Lebaran

Saat Para Pemuda Antar Ketupat untuk Tenaga Medis Covid-19: Biar Mereka Ikut Lebaran

Regional
Polda Jateng Tunggu Hasil Lab Iptu SY, Pengendara yang Tabrak Rumah Warga

Polda Jateng Tunggu Hasil Lab Iptu SY, Pengendara yang Tabrak Rumah Warga

Regional
Aksi Babinsa Gendong Nenek dan Penderita Stroke untuk Mengambil BLT

Aksi Babinsa Gendong Nenek dan Penderita Stroke untuk Mengambil BLT

Regional
Dentuman di Kawah Gunung Ijen, Ada Gelombang Mirip Tsunami Setinggi 3 Meter, Satu Penambang Tewas

Dentuman di Kawah Gunung Ijen, Ada Gelombang Mirip Tsunami Setinggi 3 Meter, Satu Penambang Tewas

Regional
Longsor di Tol Ungaran, Kendaraan Dialihkan ke Jalan Nasional

Longsor di Tol Ungaran, Kendaraan Dialihkan ke Jalan Nasional

Regional
Ternak Warga Banyak yang Hilang Misterius, Ternyata Ini Penyebabnya

Ternak Warga Banyak yang Hilang Misterius, Ternyata Ini Penyebabnya

Regional
Update Corona di Kepri, Jumlah Pasien yang Sembuh 102 Orang

Update Corona di Kepri, Jumlah Pasien yang Sembuh 102 Orang

Regional
Bayi Berusia 6 Hari Positif Terjangkit Virus Corona di NTB

Bayi Berusia 6 Hari Positif Terjangkit Virus Corona di NTB

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X