Diduga Terlibat Suap, Anggota DPRD Jatim 2 Kali Mangkir Panggilan KPK

Kompas.com - 10/07/2017, 21:31 WIB
Ilustrasi KPK. Tribun Jabar/Gani KurniawanIlustrasi KPK.
|
EditorFarid Assifa

SURABAYA, KOMPAS.com - Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Kabil Mubarok, disebut dua kali mangkir panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu akan diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus suap DPRD Jatim.

Baca juga: KPK Temukan Indikasi Suap DPRD Jatim Diberikan Rutin oleh Kepala Dinas

Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, ketidakhadiran Ketua Garda Bangsa Jatim itu tanpa alasan. Pihaknya akan kembali mengirim surat panggilan untuk ketiga kalinya.

"Jika sampai 3 kali tetap mangkir maka akan dijemput paksa," katanya di Surabaya, Senin (10/7/2017).

Nama Kabil Mubarok disebut KPK terlibat dalam kasua suap DPRD Jatim. Dia disebut ikut mengatur uang suap untuk pengamanan anggaran sejumlah dinas mitra Komisi B DPRD Jatim.

Awal Juni lalu, KPK menangkap dan menetapkan tersangka dua pejabat Pemprov Jatim dan politisi Partai Gerindra yang merupakan anggota Komisi B DPRD Jatim dalam kasus tersebut.

Baca juga: KPK Telusuri Dugaan Suap Kadis yang Bermitra Komisi B DPRD Jatim

Dua pejabat tersebut adalah Kepala Dinas Pertanian dan Kepala Dinas Peternakan. Sementara dua pejabat lainnya berstatus saksi yakni Kepala Dinas Perkebunan serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AirNav Bertukar Data Penerbangan dengan Filipina, Apa Manfaatnya?

AirNav Bertukar Data Penerbangan dengan Filipina, Apa Manfaatnya?

Regional
4 Hal Penting Soal 179 Siswa di Jateng Positif Covid-19, Tatap Muka Dihentikan, Berawal Gejala Demam dan Batuk

4 Hal Penting Soal 179 Siswa di Jateng Positif Covid-19, Tatap Muka Dihentikan, Berawal Gejala Demam dan Batuk

Regional
15 Orang Positif Corona, PN Bandung Ditutup

15 Orang Positif Corona, PN Bandung Ditutup

Regional
Bintara Polisi Ini 2 Kali Terlibat Kasus Narkoba

Bintara Polisi Ini 2 Kali Terlibat Kasus Narkoba

Regional
Kisah 4 Nelayan Terombang-ambing 12 Jam di Laut Usai Kapal Karam Dihantam Ombak

Kisah 4 Nelayan Terombang-ambing 12 Jam di Laut Usai Kapal Karam Dihantam Ombak

Regional
Melihat Kapasitas dan Ketersediaan Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Riau

Melihat Kapasitas dan Ketersediaan Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Riau

Regional
Sederet Fakta Penembakan Mobil Alphard di Solo, Pelaku dan Korban Punya Hubungan Keluarga hingga Dijerat Pasal Pembunuhan

Sederet Fakta Penembakan Mobil Alphard di Solo, Pelaku dan Korban Punya Hubungan Keluarga hingga Dijerat Pasal Pembunuhan

Regional
Bertemu Moeldoko, Ini Permintaan Ridwan Kamil soal Covid-19

Bertemu Moeldoko, Ini Permintaan Ridwan Kamil soal Covid-19

Regional
Ini Mayoritas Usia Pasien Covid-19 yang Meninggal di Kulon Progo

Ini Mayoritas Usia Pasien Covid-19 yang Meninggal di Kulon Progo

Regional
179 Siswa SMK di Jateng Positif Covid-19, Ini Komentar Ganjar

179 Siswa SMK di Jateng Positif Covid-19, Ini Komentar Ganjar

Regional
Hasil Survei Indikator Politika Indonesia Menunjukkan Zairullah-Rusli Unggul, Ini Tanggapan Relawan

Hasil Survei Indikator Politika Indonesia Menunjukkan Zairullah-Rusli Unggul, Ini Tanggapan Relawan

Regional
Pengakuan Sahrul, Kapten Kapal Karam: Kami Terkatung-katung 12 Jam di Laut

Pengakuan Sahrul, Kapten Kapal Karam: Kami Terkatung-katung 12 Jam di Laut

Regional
5 Tenaga Pendidik SMA di Cianjur Terpapar Virus Corona

5 Tenaga Pendidik SMA di Cianjur Terpapar Virus Corona

Regional
Parahnya Banjir di Medan, Mobil Terbawa Air dan Tersangkut di Pagar

Parahnya Banjir di Medan, Mobil Terbawa Air dan Tersangkut di Pagar

Regional
Kader Ramai-ramai Copot Kaus Paslon yang Diusung PDI-P, Ini Ceritanya

Kader Ramai-ramai Copot Kaus Paslon yang Diusung PDI-P, Ini Ceritanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X