"Sujud Politik" Bupati dan Anggota DPRD Lamandau Tuai Kecaman

Kompas.com - 09/07/2017, 13:31 WIB
Sujud bersama Bupati dan anggota DPRD Lamandau memohon kepada Gubernur Kalimantan Tengah dan keluarganya agar putra daerah dapat dukungan dalam pilkada Lamandau 2018 Istimewa Sujud bersama Bupati dan anggota DPRD Lamandau memohon kepada Gubernur Kalimantan Tengah dan keluarganya agar putra daerah dapat dukungan dalam pilkada Lamandau 2018
|
EditorFarid Assifa

PANGKALAN BUN, KOMPAS.com - Aksi " sujud politik" yang dilakukan bupati, ketua dan beberapa anggota DPRD Kabupaten Lamandau, Jumat (7/7/2017) lalu, menuai banyak reaksi antipati dari netizen dan politikus di Kalimantan Tengah.

Sujud politik itu ditujukan kepada gubernur Kalimantan Tengah, ketua Dewan Adat Dayak, kedua paman gubernur, yakni Abdul Rasyid dan HM Ruslan, dengan permohonan agar calon putra daerah Lamandau diberi kesempatan dan dukungan untuk Pilkada Lamandau 2018.

"Aksi sujud kepada sesama makhluk demi kepentingan politik itu baru pertama dalam sejarah. Semoga Allah mengampuni kita semua," kata pemilik akun Facebook, Budi Surakhmat, Minggu (9/7/2017).

Baca juga: Bupati dan Pimpinan DPRD Sujud Minta Putra Daerah di Pilkada Lamandau

Bahkan anggota DPRD, dan Ketua DPW Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kalimantan Tengah, Faridawaty Darlan Atjeh menyampaikan surat terbuka tentang ketidaksetujuannya terhadap "sujud politik" itu di akun Facebook miliknya.

Ia bahkan meminta ketua NasDem Lamandau yang ikut acara itu untuk meminta maaf pada rakyat Lamandau.

"Anda (ketua NasDem Lamandau) kami imbau wajib meminta maaf kepada rakyat Lamandau karena telah tanpa berpikir panjang mengikuti ritual yang aneh itu dan memberi contoh yang kurang baik kepada konstituen kita," ujar Farida.

Kepada Kompas.com, melalui saluran telepon dari Palangka Raya, Farida menyatakan, apapun motifnya, yang dilakukan politikus-politikus di Lamandau itu berlebihan.

"Jika kita jadi gubernur sebagai salah satu nama yang disebut pun mungkin kita tidak suka," kata mantan ketua KPU Kalimantan Tengah itu.

Menurutnya, seharusnya kepala daerah di sana mengajak tokoh-tokoh daerahnya untuk menyukseskan pilkada dengan baik, sesuai aturan dan terbuka bagi siapa pun warga negara yang memiliki hak pilih.

"Melakukan sujud kepada manusia seperti itu, benar nampak tidak elok," tandasnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Semarang, Satu Orang Tewas

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Semarang, Satu Orang Tewas

Regional
4 Bocah Ini Nekat Jadi Begal, Korbannya Dihajar Ramai-ramai, Motor Dijual untuk Pesta Miras

4 Bocah Ini Nekat Jadi Begal, Korbannya Dihajar Ramai-ramai, Motor Dijual untuk Pesta Miras

Regional
Pedagang Pasar Gede dan Klewer Solo Bakal Divaksin Covid-19 Lusa

Pedagang Pasar Gede dan Klewer Solo Bakal Divaksin Covid-19 Lusa

Regional
Kronologi 2 Maling Motor Ditembak karena Melawan Polisi Pakai Celurit

Kronologi 2 Maling Motor Ditembak karena Melawan Polisi Pakai Celurit

Regional
Begini Upaya Pemkab Wonogiri Bujuk Warga Lansia agar Mau Divaksin Covid-19

Begini Upaya Pemkab Wonogiri Bujuk Warga Lansia agar Mau Divaksin Covid-19

Regional
Bupati Terpilih Wonogiri Tak Gelar 'Open House' dan Syukuran Usai Dilantik

Bupati Terpilih Wonogiri Tak Gelar "Open House" dan Syukuran Usai Dilantik

Regional
Mantan Kades di Bogor Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp 905 Juta

Mantan Kades di Bogor Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp 905 Juta

Regional
Harapan Warga Surabaya kepada Eri Cahyadi-Armuji dalam Memimpin Kota Pahlawan...

Harapan Warga Surabaya kepada Eri Cahyadi-Armuji dalam Memimpin Kota Pahlawan...

Regional
Warga Banjarmasin Temukan Mortir Diduga Peninggalan Belanda

Warga Banjarmasin Temukan Mortir Diduga Peninggalan Belanda

Regional
Kakek Paksa Cucu Berhubungan Intim dengan Tetangga Sambil Menonton

Kakek Paksa Cucu Berhubungan Intim dengan Tetangga Sambil Menonton

Regional
Tegang Jelang Dilantik, Eri Cahyadi: Takut Betul dengan Tanggung Jawab...

Tegang Jelang Dilantik, Eri Cahyadi: Takut Betul dengan Tanggung Jawab...

Regional
Melawan Polisi Pakai Celurit, 2 Pencuri Motor Ditembak

Melawan Polisi Pakai Celurit, 2 Pencuri Motor Ditembak

Regional
Usai Laporkan Wakilnya ke Polisi, Wali Kota Tegal Fokus ke Pelayanan Publik

Usai Laporkan Wakilnya ke Polisi, Wali Kota Tegal Fokus ke Pelayanan Publik

Regional
Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Regional
Dukcapil Siap Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Dukcapil Siap Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X