Festival Budaya Pangkal Pinang Hadirkan Perpaduan Melayu-Tionghoa

Kompas.com - 08/07/2017, 10:18 WIB
Peserta festival budaya daerah Pangkal Pinang Kepulauan Bangka Belitung. kompas.com/heru dahnurPeserta festival budaya daerah Pangkal Pinang Kepulauan Bangka Belitung.
|
EditorBayu Galih

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Keragaman etnis Melayu dan Tionghoa tersaji menarik dalam Festival Budaya Daerah yang digelar di Lapangan Merdeka Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung.

Beragam seni tari dan vokal sengaja ditampilkan sebagai upaya merajut keberagaman Tanah Air.

“Festival akan diprogramkan setiap tahun. Ini kekayaan daerah yang selalu berdampingan di Pangkal Pinang,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudyaaan Pangkal Pinang, Edison Taher, Jumat (7/7/2017).

Festival ini digelar dua hari berturut-turut, terhitung Jumat (7/7/2017) hingga Sabtu (8/7/2017) malam. Aneka kesenian yang ditampilkan seperti tari pinang gadih, tari chit ngiat pan, tari buang jong dan tari senggong. Selain itu juga ada penampilan nasyid dan rebana.

Pertunjukan seni dan budaya ditampilkan sejumlah sanggar dan majelis taklim dari berbagai kecamatan di Kota Pangkalpinang.

Sesuai tema kegiatan festival budaya daerah, seluruh kesenian dan peralatan musik yang dimainkan para peserta merupakan produk khas daerah.

Melalui festival diharapkan kekayaan budaya daerah bisa terus dilestarikan sekaligus menjadi hiburan bagi warga kota.

Setiap pertunjukan yang ditampilkan, diberi penilaian oleh tim juri. Peserta terbaik akan menerima hadiah uang tunai dan piagam penghargaan.

(Baca juga: Tradisi Membuat Telur Berdiri di Pangkal Pinang)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terungkap, Ini Motif Pelaku Pembunuh Sekretaris yang Jasadnya Ditemukan di Kebun Sawit

Terungkap, Ini Motif Pelaku Pembunuh Sekretaris yang Jasadnya Ditemukan di Kebun Sawit

Regional
Mayat Sekretaris yang Ditemukan di Kebun Sawit Ternyata Korban Begal, Pelaku Ditangkap

Mayat Sekretaris yang Ditemukan di Kebun Sawit Ternyata Korban Begal, Pelaku Ditangkap

Regional
Tak Kuat Lewati Jalan Rusak, Wahyuni Menepi dan Melahirkan di Jalan Berlumpur

Tak Kuat Lewati Jalan Rusak, Wahyuni Menepi dan Melahirkan di Jalan Berlumpur

Regional
Ini Daftar 12 Daerah dan Paslon yang Mengikuti Pilkada Serentak Sulsel 2020

Ini Daftar 12 Daerah dan Paslon yang Mengikuti Pilkada Serentak Sulsel 2020

Regional
Wali Kota Tegal Mengaku Tak Tahu Ada Panggung Dangdut Megah di Hajatan Wakil Ketua DPRD

Wali Kota Tegal Mengaku Tak Tahu Ada Panggung Dangdut Megah di Hajatan Wakil Ketua DPRD

Regional
Marak Atraksi Topeng Monyet di Semarang, Satpol PP Gandeng Komunitas Pencinta Hewan

Marak Atraksi Topeng Monyet di Semarang, Satpol PP Gandeng Komunitas Pencinta Hewan

Regional
Jadi Tim Pengacara Bambang Trihatmodjo, Busyro Muqoddas Dikritik Pukat UGM

Jadi Tim Pengacara Bambang Trihatmodjo, Busyro Muqoddas Dikritik Pukat UGM

Regional
30 Nakes di Sorong Terpapar Covid-19, Rumah Sakit dan 3 Puskesmas Ditutup

30 Nakes di Sorong Terpapar Covid-19, Rumah Sakit dan 3 Puskesmas Ditutup

Regional
'Tiba-tiba Ada Mobil Oleng dan Menabrak Mereka, Istri Saya Langsung Meninggal'  

"Tiba-tiba Ada Mobil Oleng dan Menabrak Mereka, Istri Saya Langsung Meninggal"  

Regional
Detik-detik Keluarga Pengemis Ditabrak Mobil Saat Gelar Tikar Duduk di Pinggir Jalan

Detik-detik Keluarga Pengemis Ditabrak Mobil Saat Gelar Tikar Duduk di Pinggir Jalan

Regional
Terobos IGD Covid-19 di Bali, WNA Ini Mengamuk dan Nyaris Pukul Dokter, Ini Penyebabnya

Terobos IGD Covid-19 di Bali, WNA Ini Mengamuk dan Nyaris Pukul Dokter, Ini Penyebabnya

Regional
Diduga Kampanye Terselubung, Calon Bupati Petahana di Ogan Ilir Dilaporkan ke Bawaslu

Diduga Kampanye Terselubung, Calon Bupati Petahana di Ogan Ilir Dilaporkan ke Bawaslu

Regional
Soal Dangdutan yang Digelar Wakil Ketua DPRD Tegal, Ini Penjelasan Wali Kota ke Ganjar

Soal Dangdutan yang Digelar Wakil Ketua DPRD Tegal, Ini Penjelasan Wali Kota ke Ganjar

Regional
Adik Ratu Atut Paling Tajir pada Pilkada Serang, Ini Jumlah Harta Kekayaannya

Adik Ratu Atut Paling Tajir pada Pilkada Serang, Ini Jumlah Harta Kekayaannya

Regional
Produksi Jamu Siap Saji untuk Bertahan di Tengah Pandemi

Produksi Jamu Siap Saji untuk Bertahan di Tengah Pandemi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X