Basarnas Nias Terima Laporan Dua Nelayan Hilang Saat Melaut

Kompas.com - 08/07/2017, 07:27 WIB
Pos SAR Nias setelah menerima laporan nelayan hilang, langsung membuka operasi selama 3 hari ke depan dan menerjunkan 1 regu penyelamat dengan perahu karet. Pencarian difokuskan pada perairan di wilayah Lahewa. KOMPAS.com/HENDRIK YANTO HALAWAPos SAR Nias setelah menerima laporan nelayan hilang, langsung membuka operasi selama 3 hari ke depan dan menerjunkan 1 regu penyelamat dengan perahu karet. Pencarian difokuskan pada perairan di wilayah Lahewa.
|
EditorBayu Galih

GUNUNGSITOLI, KOMPAS.com – Dua orang nelayan dilaporkan hilang saat sedang mencari ikan di laut. Bapak dan anak itu diperkirakan hilang di perairan Laut Lahewa, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara.

Koordinator Badan SAR Nasional (Basarnas) Pos SAR Nias, Bobby Purba mengungkapkan, korban bernama Makmur Lase (35) dan Edi Rahmad Lase (18) warga Kelurahan Pasar Lahewa, Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara.

"Keduanya berangkat sejak dini hari tadi untuk melaut," kata Bobby Purba di Gunungsitoli, Jumat (7/07/2017).

Berdasarkan informasi dari pihak keluarga yang diterima Kantor Pos SAR Nias, keduanya melaut pada pukul 03.00 WIB pada Kamis, dan hingga Jumat keduanya belum kembali.

Menurut Bobby, tidak ada petunjuk arah mana biasanya keduanya melaut. Namun, diprediksi mereka berada di sekitar Laut Lahewa.

Setelah menerima laporan nelayan hilang, Basarnas langsung membuka operasi selama tiga hari ke depan. Basarnas mulai pencarian dengan menerjunkan satu regu penyelamat dengan perahu karet.

Pencarian difokuskan pada perairan di wilayah Lahewa.

(Baca juga: Sempat Hilang karena Mesin Kapal Rusak, Nelayan Ini Ditemukan Selamat)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Regional
Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Regional
Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Regional
Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Regional
2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus 'Lockdown'

2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus "Lockdown"

Regional
Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Regional
Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Regional
'Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi'

"Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

Regional
Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Regional
Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Regional
Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Regional
Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Regional
Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Regional
Gas Air Mata Masuk Permukiman Picu Kemarahan Warga, Polisi Minta Maaf

Gas Air Mata Masuk Permukiman Picu Kemarahan Warga, Polisi Minta Maaf

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X