Kompas.com - 07/07/2017, 19:51 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman usai memberikan pengarahan kepada dosen STPP seluruh Indonesia di Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta, Jumat (7/7/2017). KOMPAS.com/PRAMDIA ARHANDO JULIANTOMenteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman usai memberikan pengarahan kepada dosen STPP seluruh Indonesia di Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta, Jumat (7/7/2017).
|
EditorFarid Assifa

BOGOR, KOMPAS.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman membentuk tim penanganan hama wereng untuk mengatasi serangan hama wereng yang menyerang lahan pertanian di wilayah Jombang, Jawa Timur.

Amran berharap, serangan hama wereng tersebut bisa teratasi dalam sepekan ke depan. Tim tersebut, kata Amran, akan berkoordinasi dengan dinas daerah terkait untuk melakukan kontrol pengendalian agar tidak meluasnya wereng di Jombang.

“Khusus di Jombang, saya minta semua bergerak cepat, segera tim menyebarkan pestisida anti wereng ke petani. Seminggu ini selesai,” kata Amran, Jumat (7/7/2017).

Baca juga: Ratusan Hektare Sawah di Aceh Utara Terancam Gagal Panen

Sejauh ini, sambung Amran, ada beberapa wilayah seperti di Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, serta Sulawesi Selatan yang dalam masa panen padi dan rentan terserang hama wereng.

“Saya sudah perintahkan semuanya bergerak. Balai-balai pertanian di daerah segera berkoordinasi dengan pemda setempat untuk mencari spot-spot daerah yang terdampak wereng. Saya minta tiap daerah dimonitor, di mana daerah terdampak wereng,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Balai Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Pertanian M Syakir mengatakan, hama wereng cokelat bisa disebabkan perubahan cuaca dan anomali iklim cara tanam tidak serempak.

Selain itu, pengendalian hama sporadis, kurangnya predator alami dan berbagai faktor lain juga berkonstribusi terhadap meningkatnya serangan.

Baca juga: Sawah Seluas 1.319 Hektar di Jatim Gagal Panen Akibat Banjir

Keberadaan predator alami seperti kumbang, belalang, kata Syakir, akan mampu mengurangi populasi hama wereng.

Hama wereng ini tidak bisa dientaskan zero persen. Yang betul adalah dikendalikan. Bagaimana pun keberadaan wereng berdampak pada siklus ekosistem dan rantai makanan,” tuturnya.

Kompas TV Dengan cara tradisional ratusan warga bersama puluhan anggota TNI di kecamatan Kapetakan kabupaten Cirebon, Jawa Barat menggelar gropyok tikus
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.