Kompas.com - 07/07/2017, 14:00 WIB
Ilustrasi penyerangan HANDININGIlustrasi penyerangan
|
EditorFarid Assifa

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com - Polres Lhokseumawe menangkap KA (23), warga komplek perumahan BTN Cot Girek, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe, Jumat (7/7/2017).

Pasalnya, tersangka membacok adik kandungnya sendiri berinisia L (20) pada 6 Juli 2017 lalu.

Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, AKP Budi Nasuha Waruwu, menyebutkan, setelah kejadian, ayah pelaku dan korban langsung melaporkan kasus itu Polres Lhokseumawe.

“Pelaku ini diketahui residivis dalam kasus pencurian tahun 2012 lalu. Kita telusuri keberadaannya dan diketahui di desanya langsung kita tangkap,” katanya.

Baca juga: Usai Bacok Petani, Kepala Desa Ini Lapor Polisi Bilang Ada Tawuran

Kasus pembacokan itu berawal saat adik pelaku meminta kakaknya mandi. Namun, sang kakak tersinggung. Mereka pun bertengkar.

“Pelaku lalu mengambil parang di luar rumah, dan membacok adiknya sendiri. Akibatnya, adiknya mengalami luka bacok pada bagian tangan sebelah kiri dan harus dijahit sebanyak sepuluh jahitan,” katanya.

Usai kejadian, ayah pelaku dan korban langsung melaporkan kasus itu ke Polres Lhokseumawe.

“Dia sudah kita tahan di Polres Lhokseumawe untuk proses hukum lebih lanjut,” pungkasnya.

Baca juga: Pemuda Ini Bacok Kekasihnya saat Korban Menunggu Bus Jemputan



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X