Raja Bajing Loncat di Jalintim Palembang-Ogan Ilir Ditembak

Kompas.com - 07/07/2017, 11:46 WIB
Tersangka Risky bersama barang bukti rokok diamankan di Mapolsek Pemulutan Ogan Ilir dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya KOMPAS.com/Amriza NursatriaTersangka Risky bersama barang bukti rokok diamankan di Mapolsek Pemulutan Ogan Ilir dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya
|
EditorCaroline Damanik

INDRALAYA, KOMPAS.com - Risky, pria yang kerap disebut raja bajing loncat di sepanjang jalan lintas timur Palembang-Ogan Ilir, dibekuk aparat Unit Reskrim Polsek Pemulutan Ogan Ilir Sumatera Selatan di Desa Ibul Besar, Pemulutan.

Risky dibekuk bersama barang bukti 4 tim rokok senilai Rp 17 juta dan satu sepeda motor. Saat penangkapan, polisi melumpuhkan warga Dusun Karyajaya, Kertapati, Palembang, itu dengan tembakan di kaki. Dia sempat melawan saat diminta menunjukkan persembunyian rekannya.

Setelah ditangkap, Risky langsung dibawa ke Mapolsek Pemulutan untuk menjalani pemeriksaan.

Kapolsek Pemulutan AKP Helmy Ardiansyah mengatakan, Risky memang sudah menjadi incaran aparat kepolisian karena dikenal sebagai raja bajing loncat dan kerap melakukan aksinya di sepanjang jalan lintas timur Palembang-Ogan Ilir.

Dalam aksinya, Risky dibantu 2 anak buahnya, Udin (sudah ditahan di Lapas Tanjung Raja) dan KN yang masih buron, dengan menggunakan sepeda motor.

Mereka beraksi dengan memepet truk yang diincar lalu satu naik ke atas truk dengan cara memanjat. Pelaku yang berhasil naik ke atas truk lalu membongkar terpal truk dan mengambil barang yang ada berupa rokok sebanyak 4 tim lalu menurunkannya ke rekan yang mengikuti menggunakan sepeda motor lalu kabur.

(Baca juga: Dua Bajing Loncat yang Kerap Beroperasi di Medan-Belawan Diringkus)

Riyanto, pengemudi truk, yang mengetahui truknya dicuri barangnya lalu melapor ke Polsek Pemulutan.

“Pelaku memang sudah lama kami incar sebab dikenal sebagai raja bajing loncat di sepanjang Jalintim Palembang-Ogan Ilir yang meresahkan sopir angkutan barang, Alhamdulillah, kali ini berhasil kami lumpuhkan. Rekannya satu lagi sudah berhasil kami tangkap duluan dan sudah menjalani hkukuman, satu lagi masih buron. Mudah-mudhan tidak lama lagi akan kami tangkap juga,” katanya.

Sementara itu, Risky mengatakan uang hasil kejahatannya digunakan untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari keluarganya.

“Uangnya untuk biaya hidup istri dan anak saya, Pak,” katanya.

Risky terancam pasal 363 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Temukan Luka Lebam pada Mayat Perempuan Terbungkus Seprai di Makassar

Polisi Temukan Luka Lebam pada Mayat Perempuan Terbungkus Seprai di Makassar

Regional
Polemik Pembubaran Upacara Piodalan Berawal dari Kesalahpahaman

Polemik Pembubaran Upacara Piodalan Berawal dari Kesalahpahaman

Regional
Edarkan Uang Palsu Senilai Rp 20,8 Juta, Pria Lansia Ditangkap

Edarkan Uang Palsu Senilai Rp 20,8 Juta, Pria Lansia Ditangkap

Regional
Tersangka Teroris di Medan Tak Hafal Indonesia Raya dan Pancasila

Tersangka Teroris di Medan Tak Hafal Indonesia Raya dan Pancasila

Regional
Ini Cerita Pria yang Kabur Telanjang Bulat Sejauh 2 Kilometer Setelah Gagal Memperkosa Korbannya

Ini Cerita Pria yang Kabur Telanjang Bulat Sejauh 2 Kilometer Setelah Gagal Memperkosa Korbannya

Regional
Paksa Penumpang Oral Seks, Seorang Sopir Travel Ditangkap

Paksa Penumpang Oral Seks, Seorang Sopir Travel Ditangkap

Regional
Tersambar Petir, 1 Warga Ampek Nagari Tewas, 2 Orang Terluka

Tersambar Petir, 1 Warga Ampek Nagari Tewas, 2 Orang Terluka

Regional
Anak Keduanya Langsung Dapat Akta Kelahiran, Gibran Puji Layanan Publik di Solo

Anak Keduanya Langsung Dapat Akta Kelahiran, Gibran Puji Layanan Publik di Solo

Regional
Dedi Mulyadi: Pilkada Langsung Rawan Politik Uang, Memang Pilkada oleh DPRD Tidak?

Dedi Mulyadi: Pilkada Langsung Rawan Politik Uang, Memang Pilkada oleh DPRD Tidak?

Regional
Kekeringan, Warga Berjuang Mengais Air dari Lubang Tanah

Kekeringan, Warga Berjuang Mengais Air dari Lubang Tanah

Regional
Polisi Bekuk Bendahara dan 2 Perakit Bom Kelompok Teroris di Medan

Polisi Bekuk Bendahara dan 2 Perakit Bom Kelompok Teroris di Medan

Regional
Gagal Memperkosa, Pria Ini Kabur Telanjang Bulat Sejauh 2 Kilometer

Gagal Memperkosa, Pria Ini Kabur Telanjang Bulat Sejauh 2 Kilometer

Regional
Bangun Jalur Khusus Tambang di Parung Panjang, Ridwan Kamil Cari Pemodal

Bangun Jalur Khusus Tambang di Parung Panjang, Ridwan Kamil Cari Pemodal

Regional
Kapolda Maluku: Kalau Mau Tergiur Suap di Gunung Botak, Kapolda Bisa Kaya

Kapolda Maluku: Kalau Mau Tergiur Suap di Gunung Botak, Kapolda Bisa Kaya

Regional
Polisi Kantongi Identitas Perusak Kampus dan Sekretariat Mapala UMI Makassar

Polisi Kantongi Identitas Perusak Kampus dan Sekretariat Mapala UMI Makassar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X